Jakarta · Selasa, 18 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Menperin: Industrialisasi Jadi Kunci Prabowo Wujudkan Kemandirian Ekonomi

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menegaskan industrialisasi menjadi kunci Presiden Prabowo Subianto mewujudkan kemandirian ekonomi. Pertumbuhan dan investasi bukan tujuan akhir melainkan instrumen kesejahteraan melalui penciptaan lapangan kerja dan peningkatan nilai tambah dalam negeri, sejalan dengan arahan memperkuat kemandirian di tengah ketidakpastian global.

Data BPS kuartal II-2026 menunjukkan industri pengolahan nonmigas tumbuh 5,32% (yoy), melebihi pertumbuhan ekonomi nasional 5,29%. Sektor ini menyumbang 18,50% ke PDB dengan andil pertumbuhan 0,90%. Pemerintah menerjemahkan agenda via Strategi Besar Industrialisasi Nasional (SBIN) yang mencakup penguatan struktur, hilirisasi komoditas (batu bara→DME, tembaga, emas, garam, alumina→aluminium), produktivitas, dan perluasan pasar. Agus menekankan rantai nilai harus diperpanjang agar nilai tambah dan lapangan kerja bertahan di Indonesia. Investasi diharapkan bawa transfer teknologi, pengembangan SDM, dan keterlibatan industri lokal.

Sisi permintaan, impor barang konsumsi naik 27,15% yoy menandakan ruang substitusi impor. Sisi ekspor, net ekspor kontribusi negatif -0,78% ke pertumbuhan. Indonesia memiliki 25 perjanjian perdagangan yang harus dimanfaatkan untuk ekspor produk bernilai tambah, bukan komoditas mentah. Target: Indonesia jadi basis produksi, inovasi, dan bagian rantai pasok dunia. Agenda ke depan: transformasi teknologi, industri hijau, kualitas SDM, serta penguatan pasar domestik dan ekspor.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait