Jakarta · Minggu, 16 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Menteri UMKM Buka Suara: Pasar Kita Dikuasai Produk Impor

Pasar dalam negeri semakin dibanjiri produk impor, menjadi ancaman serius bagi keberlangsungan UMKM lokal. Menteri UMKM Maman Abdurrahman menyampaikan hal ini dalam UMKM Finance Summit 2026 di Jakarta. Meski akses pembiayaan UMKM mencapai Rp1.500 triliun untuk sekitar 56 juta UMKM, dampaknya belum signifikan pada perekonomian daerah karena gempuran barang impor di pasar lokal.

Maman menekankan bahwa pemerintah tidak anti produk impor, namun masuk pasar domestik harus diimbangi dengan kekuatan produksi dalam negeri. Jika UMKM lokal sudah mampu memproduksi barang tertentu, arus masuk impor sejenis perlu dibatasi agar terjadi keseimbangan pasar. Tanpa langkah ini, UMKM berisiko mengalami kredit macet hingga berdampak pada masalah sosial.

Untuk memperkuat ekosistem UMKM, Kementerian UMKM meluncurkan platform SAPA UMKM yang mengintegrasikan urusan legalitas seperti izin BPOM, NIB, dan PIRT, serta terhubung dengan bank penyalur KUR. Langkah ini dilaksanakan sebagai respons terhadap arahan Presiden Prabowo Subianto untuk menjadikan UMKM sebagai 'agents of economy' dan mencapai pertumbuhan ekonomi di atas 8%.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait