Pembiayaan UMKM Tembus Rp 1.948 T, Tapi Banyak yang Masih Sulit Dapat Kredit
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat total pembiayaan UMKM lintas sektor jasa keuangan mencapai Rp 1.948,72 triliun pada Juni 2026, tumbuh 2,16% year on year. Pertumbuhan tertinggi berasal dari sektor pasar modal sebesar 12,25% yoy, diikuti sektor perusahaan pembiayaan, modal ventura, lembaga keuangan mikro, dan lembaga jasa keuangan lainnya (PVML) sebesar 7,03% yoy, sementara sektor perbankan tumbuh 1,21% yoy. Kredit UMKM perbankan sendiri mencapai Rp 1.519,35 triliun atau 16,73% dari total kredit perbankan dengan rasio NPL 4,54%.
Meski angka pembiayaan meningkat, Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae menekankan bahwa tantangan utama bukan sekadar ketersediaan dana, melainkan keterhubungan ekosistem. Banyak UMKM masih sulit mengakses pembiayaan formal karena keterbatasan kapasitas usaha, legalitas, pencatatan keuangan, informasi pasar, dan koneksi rantai pasok. OJK mendorong pendekatan terintegrasi yang mencakup peningkatan kapasitas, pendampingan, akses pasar, digitalisasi, hingga pembiayaan yang sesuai siklus usaha.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 12 Agustus 2026 pukul 14.07
OJK Catat Pembiayaan UMKM Tembus Rp1.948 T per Juni 2026
CNBC Indonesia · 11 Agustus 2026 pukul 14.50
OJK Ungkap Pembiayaan UMKM Sentuh Rp 1.948 Triliun
ANTARA News · 11 Agustus 2026 pukul 20.58
OJK sebut pengembangan UMKM dilakukan dengan pendekatan lebih sistemik
CNN Indonesia · 11 Agustus 2026 pukul 22.15
OJK: Cuma 3,51 Persen UMKM Punya Laporan Keuangan
Berita terkait
KUR Bank Mandiri Tembus Rp25,6 T hingga Juli 2026, Mengalir ke UMKM
CNN Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 14.45
Menteri Maman: UMKM Dapat Modal, Pasar Jangan Sampai Hilang
Liputan6.com · 11 Agustus 2026 pukul 21.45
Menteri UMKM Buka Suara: Pasar Kita Dikuasai Produk Impor
Liputan6.com · 11 Agustus 2026 pukul 19.30
Airlangga Bakal Perluas Pembiayaan Buat UMKM, Naik Jadi Rp2.000 T
CNBC Indonesia · 11 Agustus 2026 pukul 15.25