Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Pembiayaan UMKM Tembus Rp 1.948 T, Tapi Banyak yang Masih Sulit Dapat Kredit

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat total pembiayaan UMKM lintas sektor jasa keuangan mencapai Rp 1.948,72 triliun pada Juni 2026, tumbuh 2,16% year on year. Pertumbuhan tertinggi berasal dari sektor pasar modal sebesar 12,25% yoy, diikuti sektor perusahaan pembiayaan, modal ventura, lembaga keuangan mikro, dan lembaga jasa keuangan lainnya (PVML) sebesar 7,03% yoy, sementara sektor perbankan tumbuh 1,21% yoy. Kredit UMKM perbankan sendiri mencapai Rp 1.519,35 triliun atau 16,73% dari total kredit perbankan dengan rasio NPL 4,54%.

Meski angka pembiayaan meningkat, Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae menekankan bahwa tantangan utama bukan sekadar ketersediaan dana, melainkan keterhubungan ekosistem. Banyak UMKM masih sulit mengakses pembiayaan formal karena keterbatasan kapasitas usaha, legalitas, pencatatan keuangan, informasi pasar, dan koneksi rantai pasok. OJK mendorong pendekatan terintegrasi yang mencakup peningkatan kapasitas, pendampingan, akses pasar, digitalisasi, hingga pembiayaan yang sesuai siklus usaha.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait