OJK Ungkap Pembiayaan UMKM Sentuh Rp 1.948 Triliun
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat total pembiayaan UMKM per Juni 2026 mencapai Rp 1.948,72 triliun, tumbuh 2,16% year-on-year. Pertumbuhan ini didorong seluruh sektor jasa keuangan: pasar modal tumbuh 12,25% yoy, PVML 7,03% yoy, dan perbankan 1,21% yoy. Meski pasar modal tumbuh paling tinggi, porsi pembiayaan masih didominasi perbankan sebesar 82,44%, diikuti PVML 17,50%, dan pasar modal hanya 0,06%.
Kredit UMKM dari perbankan mencapai Rp 1.519,35 triliun atau 16,73% dari total kredit perbankan, dengan pertumbuhan 1,65% yoy dan rasio NPL 4,54%, menunjukkan kualitas kredit masih terjaga. Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae menekankan bahwa akses pembiayaan UMKM bukan sekadar soal ketersediaan dana, melainkan membutuhkan ekosistem terintegrasi. Banyak UMKM masih terkendala kapasitas usaha, legalitas, pencatatan keuangan, informasi pasar, dan koneksi rantai pasok. OJK mendorong sinergi program pembiayaan dan pemberdayaan melalui pengembangan ekosistem yang mencakup peningkatan kapasitas, pendampingan, akses pasar, digitalisasi, hingga pembiayaan yang sesuai siklus usaha.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 12 Agustus 2026 pukul 14.07
OJK Catat Pembiayaan UMKM Tembus Rp1.948 T per Juni 2026
Detik.com · 11 Agustus 2026 pukul 10.03
Pembiayaan UMKM Tembus Rp 1.948 T, Tapi Banyak yang Masih Sulit Dapat Kredit
ANTARA News · 11 Agustus 2026 pukul 20.58
OJK sebut pengembangan UMKM dilakukan dengan pendekatan lebih sistemik
CNN Indonesia · 11 Agustus 2026 pukul 22.15
OJK: Cuma 3,51 Persen UMKM Punya Laporan Keuangan
Berita terkait
KUR Bank Mandiri Tembus Rp25,6 T hingga Juli 2026, Mengalir ke UMKM
CNN Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 14.45
Menteri Maman: UMKM Dapat Modal, Pasar Jangan Sampai Hilang
Liputan6.com · 11 Agustus 2026 pukul 21.45
Menteri UMKM Buka Suara: Pasar Kita Dikuasai Produk Impor
Liputan6.com · 11 Agustus 2026 pukul 19.30
Airlangga Bakal Perluas Pembiayaan Buat UMKM, Naik Jadi Rp2.000 T
CNBC Indonesia · 11 Agustus 2026 pukul 15.25