MITI Gandeng BUMN China Garap Silika, Dampak Bisnis Masih Nihil
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

PT Mitra Investindo Tbk (MITI) menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan PT CNEC Engineering Indonesia (CNEC INA), anak usaha China Nuclear Engineering & Construction Corporation, untuk menjajaki pengembangan proyek tambang pasir silika pada tiga konsesi milik anak usaha MITI. Kemitraan ini mencakup eksplorasi, pengambilan sampel, studi kelayakan, hingga layanan teknis, namun masih berada pada tahap awal dan bersifat non-binding.
Presiden Direktur MITI, Andreas Tjahjadi, menyatakan bahwa kerja sama ini berfungsi sebagai kerangka awal untuk mengawal pengembangan proyek dari pra-proyek hingga studi kelayakan. Setelah proses eksplorasi selesai, kedua pihak dapat menjajaki skema pendanaan dan kerja sama komersial lebih lanjut. Namun, MITI menegaskan bahwa penandatanganan MoU belum memberikan dampak material terhadap kondisi keuangan, operasional, atau kelangsungan usaha perseroan.
Di sisi lain, MITI juga memperkuat bisnis logistik melalui anak usahanya, PT Wasesa Line (WL), yang baru saja membeli empat unit kapal senilai Rp22,75 miliar. Armada terdiri dari tiga tugboat (TB Vanvorine, TB Fearless, TB Noble) dan satu landing craft tank (LCT) Inneke 02, yang siap untuk mendukung operasional pelayaran dan logistik grup.
Bagikan
Berita terkait
Bamsoet Dorong Penerbangan Kargo Jadi Motor Baru Pertumbuhan Ekonomi
Detik.com · 25 September 2026 pukul 16.42
Jalur Ekspor Indonesia Diuji Geopolitik dan Tekanan Emisi
JPNN.com · 22 September 2026 pukul 16.06
Proyek Kereta Batu Bara PTBA Tj Enim-Kramasan 93% Rampung
Warta Ekonomi · 7 September 2026 pukul 20.00
Pelni Butuh 1.000 Kapal untuk Perkuat Ekspor Antarpulau
CNN Indonesia · 7 September 2026 pukul 18.00