Jakarta · Sabtu, 26 September 2026Cari
WargaKonoha

Bamsoet Dorong Penerbangan Kargo Jadi Motor Baru Pertumbuhan Ekonomi

Bambang Soesatyo (Bamsoet), pendiri PT Raffles Global Angkasa (RGA), menilai bisnis penerbangan kargo memiliki prospek besar sebagai motor pertumbuhan ekonomi nasional. Hal ini didukung meningkatnya kebutuhan distribusi barang bernilai tinggi, perdagangan elektronik, ekspor manufaktur, dan pengembangan kawasan industri. Sebagai negara kepulaui, Indonesia membutuhkan konektivitas udara strategis untuk mengangkut barang yang membutuhkan kecepatan, ketepatan waktu, keamanan, dan pengendalian suhu.

Volume kargo angkutan udara Indonesia mencapai 1,47 miliar kilogram pada 2025, dan hingga 23 September 2026 sudah mencapai 1,14 miliar kilogram. Bamsoet menekankan bahwa penerbangan kargo harus dilihat sebagai bagian strategis infrastruktur ekonomi, bukan sekadar transportasi. Ia menyerukan integrasi dengan pelabuhan, jalan tol, kereta api, pergudangan, dan kawasan industri agar biaya logistik bisa ditekan dan daya saing produk meningkat.

RGA menandatangani kerja sama penambahan dua armada pesawat kargo Boeing 737-800SF untuk memperkuat armada Black Stone Airlines, yang sebelumnya sudah memiliki enam pesawat sejak 2022. Bamsoet juga mendorong pengembangan pusat logistik udara di luar Pulau Jawa, seperti di Batam, Balikpapan, Makassar, Manado, Denpasar, dan Papua. Ia menekankan pentingnya model bisnis fleksibel dengan pesawat berbadan kecil hingga menengah untuk menjangkau wilayah dengan volume muatan terbatas, serta konsep hub and spoke untuk menghubungkan produksi dengan pasar domestik dan internasional.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait