Modus Penipuan Keuangan:Trik Psikologi Bahasa di Balik Jebakan Digital Masa Kini
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Penipuan keuangan digital marak memanfaatkan trik psikologi bahasa untuk menipu korban, termasuk Gen-Z. Pelaku menyusup lewat WhatsApp, obrolan e-commerce, atau panggilan palsu dari bank. Selama PKL di OJK, penulis menemukan kebanyakan penipuan gunakan ancaman mendesak seperti data bocor atau sanksi palsu, memanggil korban saat subuh atau jam kerja. Trik lain: peniruan bahasa santai untuk modus kerja lepas atau bahasa formal menipu persepsi resmi. Korban sering panik dan transfer uang tanpa verifikasi. Pencegahan: jangan bagi OTP, waspadai tautan mencurigakan, laporkan ke OJK 157 atau portal SIPASTI.
Bagikan
Berita terkait
Utang Pinjol Warga RI Tembus Rp102 Triliun, Sudah Kecanduan?
CNBC Indonesia · 2 Agustus 2026 pukul 18.00
OJK Dalami Penundaan Transaksi Rekening Botok Koordinator AMPB
VOI · 25 Agustus 2026 pukul 14.13
OJK minta masyarakat tetap tenang tanggapi penundaan rekening AMPB
ANTARA News · 25 Agustus 2026 pukul 14.11
OJK dalami penundaan transaksi atas rekening milik koordinator AMPB
ANTARA News · 25 Agustus 2026 pukul 14.08