Nasib Enak Ketua KPU Era Gibran Mendaftar Pilpres, Denny Indrayana: 'Sekarang Dia Jadi Komisaris'
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pakar hukum tata negara Denny Indrayana mengkritik penunjukan mantan Ketua KPU Hasyim Asy'ari sebagai Komisaris Independen PTPN I. Kritik ini muncul setelah Hasyim dipecat dari jabatan KPU karena pelanggaran etik kesusilaan. Denny menyebar penunjukan posisi strategis tersebut sebagai bentuk 'imbal jasa' atas peran Hasyim dalam memuluskan syarat pencalonan Gibran Rakabuming Raka pada Pilpres 2024. Ia menyoroti bahwa PKPU Nomor 19 Tahun 2023 yang menggirikan Gibran ditandatangani Hasyim pada 9 Oktober 2023, seminggu sebelum diundangkan. Denny menduga penunjukan itu merupakan 'penghargaan' setelah Hasyim tidak dihukum keras. Ia menekankan urgensi regulasi masa jeda bagi mantan pejabat sebelum menduduki posisi penting lain untuk mencegah konflik kepentingan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JawaPos · 30 September 2026 pukul 20.15
Denny Indrayana Singgung Eks Ketua KPU Hasyim Asy'ari Jabat Komisaris BUMN: Pemecatan yang Dihargai
Berita terkait
Denny Indrayana Minta Gibran Didiskualifikasi: Tidak Bisa Tunjukkan Ijazah SMA Sederajat
JawaPos · 30 September 2026 pukul 20.15
Denny: Dokumen Pendidikan Gibran Hanya Penyetaraan, Bukan Ijazah
CNN Indonesia · 30 September 2026 pukul 19.30
Gugatan Soal Ijazah Gibran Jadi Kesempatan MK Lunasi Utang Putusan 90
JPNN.com · 30 September 2026 pukul 18.44
Jelang Sidang PHPU Syarat Pendidikan Gibran, Denny Indrayana Masih Rahasiakan Sosok 5 Saksi dan Ahli
SINDOnews · 30 September 2026 pukul 18.11