Negara Kaya Minyak Dihantam Krisis: Antre BBM 6 Jam dan Listrik Padam
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4554774/original/068742400_1693228626-Demo_Pecah_di_Libya_Usai_Menlu_Bertemu_Pemerintah_Israel-AFP__4_.jpg)
Libya, negara dengan cadangan minyak terbesar di Afrika sebesar 48 miliar barel dan produksi hingga 1,5 juta barel per hari, justru mengalami krisis energi parah. Warga harus mengantre hingga enam jam di SPBU dan mengalami pemadaman listrik berjam-jam akibat terabainya perawatan pembangkit listrik selama bertahun-tahun. Pemerintah hanya mampu memproduksi sepertiga dari kebutuhan BBM domestik, sehingga harus mengimpor sebesar US$ 7,8 miliar pada 2025. Akibatnya, stok makanan busuk, bisnis tutup, dan biaya operasional toko naik drastis karena ketergantungan pada genset yang mahal.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 31 Agustus 2026 pukul 11.40
Raja Minyak Afrika Lumpuh Dihantam Krisis: Listrik Padam, BBM Langka
Berita terkait
Negara "Raja Minyak" Krisis: Negara Gelap Gulita-Bensin Tak Ada
CNBC Indonesia · 28 Agustus 2026 pukul 21.50
Listrik Kuba Kolaps Lagi, Jutaan Warga Dirundung Gelap
Detik.com · 4 Agustus 2026 pukul 17.48
Pemadaman Listrik Massal Terjadi Lagi, Seluruh Negeri Gelap Gulita
CNBC Indonesia · 4 Agustus 2026 pukul 11.40
Ibam Kini Dihukum Bayar Rp 5 M, Sebelumnya Tak Dibebani Uang Pengganti
Detik.com · 31 Agustus 2026 pukul 13.54