Ngeri! AI Bisa Kuras Rekening, OJK Bongkar Modusnya
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memperingatkan masyarakat terkait peningkatan penipuan yang memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan (AI). Berdasarkan data Indonesia Anti-Scam Center (IASC), sejak 22 November 2024 hingga akhir Juni 2026, tercatat 1.379 laporan penipuan yang mencurigakan menggunakan AI. AI tidak menjadi penyebab utama penipuan, namun menjadi alat yang mempermudah pelaku menciptakan identitas digital palsu seperti video, foto, suara, hingga dokumen yang menyerupai aslinya.
Modus penipuan paling umum melibatkan deepfake investasi dengan mencatut wajah tokoh tertentu, robot trading berbasis AI, penipuan belanja daring, hingga voice cloning untuk meniru suara korban. Tujuannya adalah membangun kepercayaan korban agar dengan cepat melakukan transfer dana atau transaksi keuangan.
Untuk mencegah penipuan, OJK menyarankan masyarakat menerapkan prinsip 2L (Legal dan Logis), melakukan verifikasi sebelum transaksi, dan tidak pernah memberikan PIN, kata sandi, kode OTP, atau data pribadi. OJK juga tengah mengembangkan Anti-Scam Apps untuk membantu verifikasi penipuan berbasis AI. Jika menjadi korban, segera hubungi bank, Contact Center OJK 157, dan laporkan ke IASC dengan melampirkan bukti.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 6 Agustus 2026 pukul 20.14
Lintasarta Siapkan Fondasi AI untuk Percepat Transformasi Digital BPD
Detik.com · 6 Agustus 2026 pukul 18.40
Banyak Perusahaan Indonesia Sudah Pakai AI, Tapi Belum Punya Strategi
CNN Indonesia · 5 Agustus 2026 pukul 14.47
OJK Amankan Rp723,7 M Dana Korban Scam, 604 Ribu Rekening Diblokir
Detik.com · 4 Agustus 2026 pukul 22.11
604.923 Rekening Terkait Scam Diblokir!
Berita terkait
Era AI, OJK Minta Bank Perkuat Keamanan Siber
CNBC Indonesia · 13 Agustus 2026 pukul 14.33
Jangan Biarkan Twitch Pakai Video Kamu untuk Latih AI, Begini Cara Mencegahnya
Liputan6.com · 13 Agustus 2026 pukul 14.14
Apakah AI Lebih Jago Mengenali Wajah Ketimbang Manusia?
Liputan6.com · 11 Agustus 2026 pukul 06.30
Bos OJK: Analisa Kredit Pindar Bisa Pakai AI
CNBC Indonesia · 7 Agustus 2026 pukul 15.00