Jakarta · Senin, 5 Oktober 2026Cari
WargaKonoha

Nilai Tukar Rupiah Melemah Lagi, Konflik Yaman Jadi Sorotan

Nilai tukar rupiah melemah terhadap dolar AS pada perdagangan Senin (5/10/2026), dengan rupiah ditutup di level 17.917 per dolar AS, turun 35 poin atau 0,20 persen dari penutupan sebelumnya. Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia juga mengikuti pelemahan ini, naik ke level 17.917 per dolar AS dari 17.898 sebelumnya.

Analis mata uang Ibrahim Assuabi menyatakan bahwa pergerakan rupiah dipengaruhi oleh konflik militer di Yaman antara kelompok Ansarullah dan Arab Saudi. Pemerintah Yaman yang didukung Arab Saudi mengumukan rencana operasi militer untuk merebut wilayah yang dikuasai Ansarullah. Serangan rudal balistik dan drone dilaporkan diluncurkan ke fasilitas Saudi Aramco di Riyadh dan Khurais, sebagai respons terhadap serangan udara yang dilakukan Arab Saudi. Ketegangan ini menimbulkan kekhawatiran pasar akan gangguan produksi minyak di negara penghasil energi utama dunia.

Pasar juga menantikan data ekonomi AS minggu ini, termasuk ISM Services PMI, data ketenagakerjaan, dan publikasi risalah rapat FOMC terakhir. Data sentimen konsumen dari University of Michigan juga diperhatikan. Perkembangan geopolitik global dan agenda ekonomi AS yang padat diperkirakan akan terus memengaruhi arah investasi dan nilai tukar rupiah.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait