Jakarta · Kamis, 1 Oktober 2026Cari
WargaKonoha

Rupiah Ditutup Melemah 0,39%, Dolar AS Tembus Rp17.940

Rupiah ditutup melemah 0,39% ke posisi Rp17.940 per dolar AS pada perdagangan Kamis (1/10/2026), membalikkan penguatan sebesar 0,50% yang terjadi sehari sebelumnya. Penurunan ini sejalan dengan penguatan indeks dolar AS (DXY) yang naik 0,23% ke level 101,678, mencerminkan tingginya permintaan terhadap aset berdenominasi dolar. Dolar AS juga mencapai level tertinggi dalam lebih dari tiga bulan, didorong oleh kenaikan imbal hasil US Treasury dan kekhawatiran inflasi global akibat konflik AS-Israel dengan Iran.

Di sisi lain, data inflasi Indonesia untuk September 2026 menunjukkan tekanan harga yang meningkat. Inflasi bulanan mencapai 0,30%, naik dari 0,21% pada Agustus, sementara inflasi tahunan naik menjadi 3,28% dari 3,19%. Inflasi inti justru melambat ke 2,84% secara tahunan. Meskipun tekanan harga umum kembali meningkat, inflasi inti masih dalam rentang sasaran Bank Indonesia (1,5%-3,5%).

Pasar global juga mengalami tekanan, dengan penurunan bulanan terbesar pada September dalam beberapa tahun terakhir. Faktor-faktor seperti kondisi fiskal negara, tingginya penerbitan obligasi, dan kekhawatiran inflasi menjadi pemicu. Meskipun inflasi domestik terkendali, sentimen penguatan dolar AS dan imbal hasil obligasi AS yang tinggi masih mendominasi tekanan terhadap rupiah.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait