OJK Pastikan Sektor Jasa Keuangan Tetap Stabil di Tengah Ketidakpastian Geopolitik
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

OJK menyatakan Sektor Jasa Keuangan (SJK) Indonesia tetap stabil di tengah ketidakpastian geopolitik dan pengetatan moneter global. Inflasi masih terjaga, permintaan domestik kuat, dan OECD menaikkan proyksi pertumbuhan 2026 menjadi 0,5%. Pasar saham domestik dinamis dengan spread rata-rata 1,20%, jumlah investor mencapai 32,17 juta orang (57,96% ytd). Korporasi domestik mengumpulkan dana Rp186,03 triliun melalui IPO, dengan 29 rencana IPO selanjutnya bernilai Rp26,47 triliun. Kredit perbankan Agustus 2026 mencapai Rp9,178 triliun dengan NPL gross 2,11% dan CAR 24,10%. Industri asuransi mencatat aset Rp1.200,55 triliun (2,56% yoy), dana pensiun Rp1.724,14 triliun (6,99% yoy), dan Pindar tumbuh 22,07% yoy menjadi Rp106,94 triliun.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 6 Oktober 2026 pukul 06.55
IHSG dan Rupiah Tertekan, Begini Datanya
kumparan · 6 Oktober 2026 pukul 05.00
Populer: Prabowo Soroti Gangguan Ekonomi; Utang Pinjol Warga RI Tembus Rp 106 T
JawaPos · 5 Oktober 2026 pukul 20.30
OJK Optimistis IHSG Pulih Usai Tertekan Kombinasi Sentimen di 2026
Detik.com · 5 Oktober 2026 pukul 20.00
Terbuka Peluang Transaksi Bursa Mineral Pakai Dolar AS
Berita terkait
Pembiayaan EV oleh multifinance Rp26,20 triliun per Agustus
ANTARA News · 5 Oktober 2026 pukul 18.54
OJK Buka Peluang Transaksi Bursa Mineral Pakai Dolar AS, Bahas Mekanisme Bersama BI
Warta Ekonomi · 5 Oktober 2026 pukul 18.37
Bos OJK Buka Suara Soal Penyebab IHSG Melemah Sepanjang 2026
CNBC Indonesia · 5 Oktober 2026 pukul 18.20
OJK: Penyaluran kredit tumbuh kuat pada sejumlah sektor strategis
ANTARA News · 5 Oktober 2026 pukul 17.41