Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

OJK Temui 100 Investor Global Bahas Perbaikan Pasar Modal Indonesia

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengaku telah bertemu dengan lebih dari 100 investor global untuk membahas perbaikan ekosistem pasar modal Indonesia. Ketua Dewan Komisioner OJK, Friderica Widyasari Dewi, mengatakan dalam konferensi pers Hasil Rapat Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) di Jakarta pada Selasa (4/8/2026) bahwa para investor memberikan masukan yang baik dan mengapresiasi berbagai inisiatif OJK. Namun, mereka menunggu konsistensi pelaksanaan prioritas penguatan pasar modal. Friderica memastikan OJK berkomitmen terus melakukan reformasi integritas pasar modal, terutama dari sisi penegakan hukum (enforcement). Sejumlah sanksi telah dijatuhkan dan beberapa pengumuman enforcement akan segera disampaikan.

Sebelumnya, OJK mengungkap perkembangan penanganan 32 kasus pelanggaran manipulasi pasar sepanjang 2026. Per 21 Juli 2026, sebanyak 17 kasus telah selesai menjalani pemeriksaan, 5 kasus masih dalam proses pemeriksaan, dan 10 kasus lainnya dalam proses penyelesaian pemeriksaan. Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK, Hasan Fawzi, menyatakan percepatan penanganan kasus ini merupakan tindak lanjut Rencana Aksi Percepatan Reformasi Integritas Pasar Modal Indonesia. Untuk kasus yang pemeriksaannya selesai, penetapan tindakan administratif menyesuaikan Pasal 100E UU Nomor 4 Tahun 2026, perubahan atas UU Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan. OJK belum merinci identitas pihak terkait dalam 32 kasus tersebut, hanya jumlah dan tahapan penanganan.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait