Suntik Dana Rp 400 T ke Perbankan, Purbaya: Kalau Kurang, Saya Tambah!
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan bahwa pemerintah telah menempatkan dana saldo anggaran lebih (SAL) sebesar Rp 400 triliun di sektor perbankan. Langkah ini diambil setelah adanya keluhan dari perbankan mengenai ancaman krisis likuiditas pada pertengahan Juni 2026. Awalnya, pemeruntah menyuntikkan Rp 200 triliun untuk menjaga likuiditas hingga akhir tahun, kemudian menambahkan Rp 200 triliun lagi untuk mendukung pertumbuhan ekonomi yang lebih cepat.
Purbaya menyatakan kesiapan untuk menambah dana lagi jika dirasa masih kurang, dengan harapan bank akan lebih berani memberikan kredit, seperti untuk pembelian kendaraan. Data menunjukkan penjualan mobil dan sepeda motor sempat melemah pada April hingga Mei, namun kembali meningkat pada Juni, yang dianggap sebagai dampak positif dari suntikan dana. Pemerintah terus memantau perkembangan ekonomi setiap bulan untuk mengevaluasi efektivitas kebijakan ini.
Suntikan dana ini bertujuan untuk mengatasi masalah likuiditas dan mendorong aktivitas ekonomi, dengan Purbaya menekankan bahwa langkah tersebut efektif dalam memulihkan permintaan. Ia juga membantah kritik yang menyebut kebijakan ini tidak berguna, dengan menunjukkan bukti peningkatan penjualan setelah dana digelontorkan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 4 Agustus 2026 pukul 14.00
Purbaya Siap Tambah Likuiditas Perbankan, Ini Syaratnya
CNBC Indonesia · 3 Agustus 2026 pukul 16.19
OJK Ungkap Kredit Perbankan Juni 2026 Tumbuh 12,67%
Liputan6.com · 6 Agustus 2026 pukul 16.00
Ketua Banggar DPR: Ekonomi Tumbuh 5,29%, Tapi Pekerja Informal Masih Mendominasi
CNBC Indonesia · 6 Agustus 2026 pukul 12.35
Berbagi Peran! Pemerintah Penentu, Swasta Mesin Utama Ekonomi RI
Berita terkait
SBY Respons Ambisi Prabowo Kejar Ekonomi 6%: Saya Melihat...
Warta Ekonomi · 17 Agustus 2026 pukul 00.00
SBY Nilai Arah Ekonomi Prabowo Makin Jelas, Target Pertumbuhan 6% Dinilai Ambisius
Warta Ekonomi · 16 Agustus 2026 pukul 21.33
SBY: Target Pertumbuhan 6% Ambisius, Tapi Bukan Berarti Tidak Bisa
CNN Indonesia · 16 Agustus 2026 pukul 14.32
Target Pertumbuhan Ekonomi 6% di RAPBN 2027, Indef Ingatkan Risiko Fiskal
Liputan6.com · 15 Agustus 2026 pukul 19.00