PDIP Beri Respons Muncul Spanduk di JPO Jakarta Bertuliskan 'Tangkap dan Adili Megawati-Puan', Siapa Dalangnya?
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Juru Bicara PDI Perjuangan Guntur Romli menyoroti munculnya spanduk provokatif bertuliskan 'Tangkap dan Adili Megawati-Puan' yang terpasang di JPO Jakarta. Guntur menilai aksi ini sebagai bentuk kampanye hitam terorganisir yang bergeser dari ruang digital ke fisik. Ia menyatakan bahwa narasi kebencian sebelumnya disebarkan oleh buzzer anonim di media sosial kini semakin berani menampakkan diri di dunia nyata. Menurutnya, spanduk tersebut bukan aspirasi spontan warga melainkan bagian dari pola sistematis. Guntur mengemukakan tiga pertanyaan terkait pihak yang mendanai, mencetak, dan memasang spanduk tersebut, sekaligus menyinggung kemiripan narasinya dengan serangan digital yang selama ini menyasar PDIP. Ia juga mempertanyakan respons pihak berwenang terhadap pemasangan spanduk di fasilitas publik.
Bagikan
Berita terkait
PDIP: Rakyat Kecil Dipaksa Membuktikan Kemiskinannya Sendiri
Warta Ekonomi · 3 September 2026 pukul 14.47
PDIP: Algoritma Desil Ini Sungguh Ancaman Nyata terhadap Nasib Rakyat Kecil di Indonesia
Warta Ekonomi · 3 September 2026 pukul 14.23
PDIP ke Projo dan Jokowi: Katanya Acara Relawan, Kok Gak Disuruh Turun ke Daerah Bencana? Malah Ngomong Manuver Politik
Warta Ekonomi · 26 Agustus 2026 pukul 16.01
Agenda di Balik Isu Desil, PDIP: Angka Kemiskinan Turun, Orang Mampu Naik, Anggaran Bansos Jadi...
Warta Ekonomi · 3 September 2026 pukul 14.34