Jakarta · Sabtu, 26 September 2026Cari
WargaKonoha

PDIP Makin Anjlok! Jokowi Makin Pede Tantang Parpol Besar?

Survei nasional Poltracking Indonesia yang dilakukan pada 14-20 Agustus 2026 mencatat elektabilitas partai politik menuju Pemilu 2029. Gerindra unggul dengan 23,2 persen, diiku oleh PDIP sebesar 11,6 persen, dan Golkar 10,4 persen. Dibandingkan dengan pengukuran sebelumnya, elektabilitas ketiganya mengalami fluktuasi. Gerindra turun dari 26,1 persen pada Maret 2026, sementara PDIP juga menurun dari 15,4 persen pada Maret ke 11,6 persen pada Agustus. Golkar justru mengalami peningkatan dari 9,5 persen pada Oktober 2025 hingga 11,4 persen pada Juli 2026, lalu turun sedikit pada Agustus. Di bawah tiga partai tersebut, PKB mencatat 6,2 persen dan Partai Demokrat 6,1 persen. Sementara itu, PSI berada di posisi rendah dengan 2,3 persen, sementara 25,3 persen responden menyatakan belum menentukan pilihan. Elektabilitas partai lain seperti NasDem (4,4 persen), PAN (3,4 persen), PKS (3,3 persen), dan PPP (1,9 persen) berada di bawah 5 persen. Ketua Dewan Pembina PSI, Joko Widodo, menyatakan optimisme bahwa PSI dapat masuk parlemen pada Pemilu 2029 meski elektabilitasnya rendah dalam survei. Jokowi juga menyatakan siap dengan berbagai skenario perubahan parliamentary threshold, seperti 5 hingga 8 persen, dan menyerahkan keputusan akhir kepada DPR, fraksi, dan pemerintah. Survei ini melibatkan 1.220 responden di 38 provinsi dengan metode stratified multistage random sampling dan margin of error \u00b12,9 persen.

Berita terkait