Pemerintah Jamin Pertalite-Biosolar Tak Naik meski Harga Minyak Dunia Tembus USD 107 per Barel
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memastikan harga BBM bersubsidi, termasuk pertalite dan biosolar, tidak akan dinaikkan meskipun harga minyak dunia mencapai 107 dolar AS per barel. Menurut Wakil Menteri ESDM Yuliot, kebijakan ini bertujuan menjaga stabilitas harga BBM untuk konsumen hingga akhir tahun. Namun, harga BBM jenis nonsubsidi seperti premium akan disesuaikan dengan harga pasar, yang dihitung berdasarkan rata-rata harga minyak dunia selama satu bulan. Pernyataan ini disampaikan di tengah tekanan harga minyak global yang naik akibat ketegangan geopolitik, khususnya konflik antara Amerika Serikat dan Iran. Pemerintah juga menekankan komitmen menjaga defisit APBN tetap terkendali dengan asumsi rata-rata harga minyak mentak Indonesia (ICP) sebesar 100 dolar AS.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 30 September 2026 pukul 11.21
Cek Harga BBM Pertamina Hari Ini, dari Pertalite sampai Pertamax
CNBC Indonesia · 30 September 2026 pukul 08.05
Harga BBM Bakal Disesuaikan Besok 1 Oktober? Ini Kata ESDM
kumparan · 30 September 2026 pukul 17.20
Besok Harga Terbaru BBM, Bahlil Pastikan Pertalite Tak Naik hingga Akhir 2026
kumparan · 30 September 2026 pukul 16.20
Harga Minyak Tembus USD 100, BBM Nonsubsidi 1 Oktober 2026 Naik atau Turun?
Berita terkait
Begini Nasib BBM Subsidi Seusai Kenaikan Harga Minyak Dunia
JPNN.com · 12 September 2026 pukul 06.37
Minyak Dunia Tembus US$ 108, Bahlil Akui Berat Jaga Harga BBM Subsidi
Detik.com · 11 September 2026 pukul 13.40
Pemkot Balikpapan Terapkan Aturan Beli BBM Berdasarkan Jam 1 September
CNN Indonesia · 25 Agustus 2026 pukul 11.34
Pemerintah Kaji Pembatasan Pertalite Berdasarkan Jenis Kendaraan
SINDOnews · 21 Agustus 2026 pukul 21.28