Pemerintah Lunasi Utang BLBI, Ekonom: Tak Berarti Tagihan Obligor Tuntas
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pemerintah telah melunasi utang Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) kepada Bank Indonesia (BI), namun hal ini tidak berarti seluruh kewajiban para obligor telah tuntas. Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Airlangga (Unair) Rahma Gafmi menjelaskan bahwa penyelesaian kewajiban kepada BI dan penagihan piutang negara kepada para obligor merupakan dua hal yang berbeda. Piutang macet obligor yang dikelola oleh Satgas BLBI termasuk dalam ranah pemulihan hak tagih negara (asset recovery), bukan sekadar instrumen utang pembiayaan anggaran.
Rahma memperingatkan agar pemerintah tetap memastikan penagihan kepada obligor yang masih memiliki kewajiban pelunasan agar tidak muncul persepsi bahwa seluruh persoapan BLBI sudah selesai. Ia menekankan pentingnya prinsip penegakan hukum dan keadilan ekonomi (economic justice) agar tidak lemah efek jera terhadap obligor besar yang belum memenuhi kewajibannya.
Selain itu, penggunaan surplus BI dalam pelunasan utang BLBI juga menimbulkan kekhawatir. Surplus BI memiliki karakteristik berbeda dengan pendapatan rutin pemerintah karena berkaitan dengan pengelolaan devisa, operasi moneter, dan pencadangan bank sentral. Menurut Rahma, penggunaan surplus BI untuk membayar utang BLBI menyentuh isu independensi bank sentral dan disiplin fiskal karena dapat menimbulkan tekanan pada neraca bank sentral.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
ANTARA News · 22 September 2026 pukul 16.38
Ekonom nilai pelunasan utang BLBI tak berarti tagihan obligor tuntas
Liputan6.com · 22 September 2026 pukul 15.30
Pelunasan Obligasi Tak Hapus Hak Tagih Negara ke Obligor BLBI
Warta Ekonomi · 22 September 2026 pukul 14.45
Pemerintah Tegaskan Pelunasan Utang BLBI Tak Hapus Hak Tagih Negara
Liputan6.com · 22 September 2026 pukul 08.00
Surat Utang Krisis 1998 Sudah Lunas, tapi Cerita BLBI Belum Selesai
Berita terkait
Utang Rp 640 Triliun Akhirnya Lunas!
Detik.com · 19 September 2026 pukul 05.55
Pemerintah Tarik Pinjaman Baru, Cadev RI Naik Jadi US$146,5 M
CNBC Indonesia · 7 September 2026 pukul 10.18
Populer: Pendaftaran CPNS Kedinasan Dibuka; Rupiah Diprediksi Melemah
kumparan · 19 Agustus 2026 pukul 05.00
BI-Rate diprediksi tetap di RDG September, berpeluang naik akhir tahun
ANTARA News · 23 September 2026 pukul 09.06