Pemkab-DPRD Bogor sepakati Perubahan APBD 2026 Rp11,78 triliun
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pemerintah Kabupaten Bogor, Jawa Barat, bersama DPRD menyepakati Perubahan APBD 2026 dengan belanja daerah sebesar Rp11.787 triliun. Kesepakatan dicapai pada rapat paripurna pada 30 September 2026. Belanja daerah turun dari Rp11.837 triliun menjadi Rp11.787 triliun, sementara pendapatan daerah naik dari Rp11.237 triliun menjadi Rp11.636 triliun. Defisit APBD berkurang dari Rp600,049 miliar menjadi Rp150,407 miliar, yang seluruhnya ditanggung melalui pembiayaan netto.
Perubahan APBD mencerminkan penyesuaian terhadap kebutuhan pemerintah daerah, termasuk pembayaran kegiatan yang telah selesai namun belum dibayarkan, serta kegiatan yang melewati tahun anggaran. Pemkab Bogor juga menyesuaikan belanja untuk ASN, termasuk gaji ke-13 dan tunjangan hari raya bagi PPPK paruh waktu. Infrastruktur pendidikan, kesehatan, dan pemukiman juga menjadi prioritas.
Program prioritas lainnya termasuk peningkatan insentif guru Pendidikan Agama Islam dari Rp700.000 menjadi Rp1 juta per orang bagi 8.400 guru. Kabupaten juga mendukung keikutsertaan dalam Pekan Olahraga Daerah dan Pekan Paralimpik Daerah Jawa Barat 2026. Selain itu, delapan rancangan peraturan daerah (Raperda) juga dibahas, terdiri dari lima usulan Pemkab dan tiga usulan DPRD.
Bagikan
Berita terkait
Penjelasan Pramono soal Obligasi Daerah Jakarta Belum Dimulai
Liputan6.com · 30 September 2026 pukul 19.46
Jakarta Mau Terbitkan Obligasi Rp5,2 Triliun, Pramono: Kalau Tak Diizinkan, Ya Sudah
Warta Ekonomi · 30 September 2026 pukul 18.44
"Apartemen" Lapas dibongkar, tanahnya tetap milik Pemkab Bogor
ANTARA News · 30 September 2026 pukul 16.25
APBD Terkuras, Pemko Palangka Raya Sebut Tak Mampu Lagi Atasi Karhutla
CNN Indonesia · 30 September 2026 pukul 12.18