Jakarta · Kamis, 24 September 2026Cari
WargaKonoha

Pendidikan Gibran Dipertanyakan, Rismon Ingatkan MK Jangan Dengar Ucapan Roy Suryo

Polemik terhadap status pendidikan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka terus berkembang setelah gugatan Denny Indrayana dan sejumlah pihak masuk ke Mahkamah Konstitusi (MK). Gugatan tersebut mempertanyakan keabsahan syarat pendidikan Gibran saat ditetapkan sebagai calon wakil presiden pada Pemilu 2024, khususnya terkait riwayat pendidikannya di Australia dan dokumen penyetaraan yang diajukan.

Pakar digital forensik Rismon Sianipar, yang mendukung Gibran, meminta MK agar tidak menggunakan narasi Roy Suryo sebagai dasar keputusan. Roy Suryo sempat menyatakan bahwa UTS Insearch di Sydney bukanlah lembaga pendidikan formal setingkat SMA, melainkan sekadar tempat kursus bahasa Inggris. Rismon menilai klaim ini perlu diuji secara akademis oleh para ahli pendidikan yang memahami sistem pendidikan lintas negara.

Rismon menekankan bahwa perdebatan soal kesetaraan pendidikan antarnegara tidak boleh hanya mengandalkan istilah-istilah dalam sistem pendidikan Indonesia. Ia mendesak agar MK mengadili kasus ini melalui komparasi kurikulum dan kompetensi oleh ahli yang kompeten, agar perbedaan terminologi antar-sistem pendidikan tidak merugikan mereka yang menempuh pendidikan di luar negeri.

Berita terkait