Pengusaha Genjot UU Ketenagakerjaan Baru agar Indonesia Kompetitif
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5422457/original/026233200_1763984431-1000160322.jpg)
Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) mendorong penyusunan Undang-Undang Ketenagakerjaan baru yang tidak sekadar menindaklanjuti putusan Mahkamah Konstitusi, tetapi juga memperkuat daya saing Indonesia dalam menarik investasi di tengah ketidakpastian global. Ketua Umum APINDO Shinta Kamdani menekankan peran dunia usaha dalam menjaga ketahanan ekonomi melalui investasi, penciptaan lapangan kerja, dan penguatan rantai pasok. Ia menyebut tantangan seperti konflik geopolitik, fragmentasi perdagangan, dan volatilitas harga energi harus diantisipasi dengan deregulasi dan penyelesaian hambatan usaha.
Rekomendasi ini akan dibahas dalam Rapat Kerja dan Konsultasi Nasional APINDO 2026 di Makassar pada 3–5 Agustus. Wakil Ketua Umum Bidang Ketenagakerjaan APINDO Bob Azam menilai pembahasan UU harus menjadi momentum membangun regulasi adaptif, utuh, dan memberikan kepastian hukum. APINDO mengusulkan tiga sasaran utama: menciptakan lapangan kerja melalui iklim investasi kondusif, hubungan industrial yang adil, serta peningkatan kompetensi dan kesejahteraan tenaga kerja. Organisasi ini tidak mengajukan tuntutan berlebihan, hanya berharap Indonesia tidak kehilangan daya saing dibanding negara ASEAN lain.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 30 Juli 2026 pukul 09.30
Dipantau Langsung Presiden Prabowo, Proyek Hilirisasi Terus Digenjot
Detik.com · 29 Juli 2026 pukul 07.25
Terungkap! 126.000 Tenaga Kerja Nonaktif BPJS Akibat PHK
CNN Indonesia · 28 Juli 2026 pukul 19.11
Apindo Beber 126 Ribu Pekerja RI Kena PHK sepanjang Januari-Mei 2026
Berita terkait
Hilirisasi Jadi Fokus Investasi 2027, Rosan Bidik Sektor Nonmineral
Liputan6.com · 16 Agustus 2026 pukul 19.19
Rosan: Target Investasi RI Capai Rp 2.322 Triliun pada 2027
kumparan · 15 Agustus 2026 pukul 15.45
Investasi Hilirisasi Tembus Rp300,1 Triliun di Semester I-2026
Warta Ekonomi · 14 Agustus 2026 pukul 20.50
Realisasi Investasi Capai Rp1.010 Triliun di Semester I 2026, Serap 1,4 Juta Tenaga Kerja Baru
SINDOnews · 14 Agustus 2026 pukul 13.35