Apindo Jatim Minta Evaluasi RUU Pelindungan Ketenagakerjaan untuk Cegah PHK Masif
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Apindo Jatim meminta evaluasi ulang RUU Pelindungan Ketenagakerjaan yang diproyeksikan disahkan 8 Oktober 2026. Ketua Apindo Jatim, Eddy Widjanarko, menilai RUU tidak menjawab tantangan zaman dan kembali mengandalkan UU Ketenagakerjaan 2003. Ia meminta libatukan seluruh stakeholder dan mencegah kebijakan yang hanya mengakomodasi tuntutan buruh demo. Eddy menyebut Indonesia hadapi 3-4 juta angkatan kerja baru per tahun, pengangguran muda 17 persen, pekerjaan informal, serta risiko PHK akibat melemahnya daya beli. Shinta W. Kamdani, Ketua Umum Apindo, memperingatkan kebijakan ketenagakerjaan terlalu mengekang dapat menahan investasi dan menciptakan lingkaran kemiskinan antargenerasi.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 30 September 2026 pukul 21.51
Apindo Wanti-wanti RUU Ketenagakerjaan, Jangan Sampai Dunia Usaha Terbebani
Warta Ekonomi · 1 Oktober 2026 pukul 13.35
PKWT dan Outsource Diperketat, Apindo Ungkap Risiko ke Pekerja
Warta Ekonomi · 1 Oktober 2026 pukul 09.43
Pekerja Informal Nyaris 60%, Apindo: Lapangan Kerja Makin Sulit
CNN Indonesia · 1 Oktober 2026 pukul 08.30
APINDO Cemas RUU Ketenagakerjaan Bisa Ancam Lapangan Kerja
Berita terkait
Pengusaha Mengeluhkan Rekor Pesangon RI Nomor Tiga Tertinggi di Dunia
SINDOnews · 24 September 2026 pukul 17.48
Buruh Bareng Pengusaha Rumuskan RUU Ketenagakerjaan, Draf Rampung Bulan Ini
Liputan6.com · 13 Agustus 2026 pukul 09.00
Di Tengah Isu PHK, Investasi Serap 1,45 Juta Tenaga Kerja Baru
Liputan6.com · 5 Agustus 2026 pukul 20.22
Resahnya Pengusaha Jelang RUU Perlindungan Ketenagakerjaan Disahkan
CNBC Indonesia · 1 Oktober 2026 pukul 06.45