Perempuan Kuasai 64,5% UMKM Indonesia, BI Minta Akses Keuangan Diperkuat
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Berdasarkan data BPS 2025, 64,5% pelaku UMKM di Indonesia dikelola perempuan, sementara 58,39% tenaga kerja sektor ekonomi kreatif adalah perempuan. Bank Indonesia (BI) menekankan pentingnya penguatan akses pembiayaan, layanan keuangan formal, literasi, teknologi, serta pengembangan kapasitas usaha bagi perempuan. Deputi Gubernur BI Filianingsih Hendarta dalam Inclusion Talk "Berdaya dan Sejahtera, Perempuan Bisa" menyatakan bahwa penyebaran akses dan kesempatan bagi perempuan menghasilkan dampak positif bagi perekonomian nasional secara berkelanjutan. BI bersama Women's World Banking (WWB) meluncurkan kajian "Menuju Model Bisnis Inklusif yang Responsif Gender" berbasis prinsip APKM (Akses, Partisipasi, Kontrol, Manfaat), penguatan representasi perempuan, dan pemanfaatan teknologi digital inklusif. Menteri PPPA Arifah Fauzi menambahkan bahwa pemberdayaan perempuan adalah strategi pembangunan ekonomi inklusif yang memerlukan kolaborasi pemangku kepentingan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 21 Agustus 2026 pukul 23.00
64,5% Pelaku UMKM Perempuan, Jadi Penopang Pertumbuhan Ekonomi
VOI · 20 Agustus 2026 pukul 19.05
Cuma Tumbuh 1,62 Persen, BI Ajak Perbankan dan Pemerintah Perkuat Kredit UMKM
VOI · 20 Agustus 2026 pukul 16.53
BI Gelar KKI 2026, Dorong UMKM Indonesia Makin Berdaya Saing
Berita terkait
Pemerintah menerbitkan pedoman kredit perempuan bunga flat 8 persen
ANTARA News · 18 Agustus 2026 pukul 15.14
Usaha Camilan Tradisional di Sumedang Naik Kelas Berkat Program AURA BRI Peduli
Liputan6.com · 18 Agustus 2026 pukul 08.44
Menanti 10 Tahun, Cerita di Balik Bunga PNM Mekaar Akhirnya Turun Jadi 8%
Liputan6.com · 12 Agustus 2026 pukul 16.15
Pengganti Skor Kredit, Nomor HP Aktif 10 Tahun Bisa Dapat Pembiayaan
CNBC Indonesia · 6 Agustus 2026 pukul 17.34