Perry Warjiyo Mundur, Pjs Gubernur BI: Market Tidak Perlu Panik
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pejabat Sementara Gubernur Bank Indonesia Destry Damayanti meminta pelaku pasar tidak panik setelah mundurnya Perry Warjiyo dari jabatan Gubernur BI. Destry menyatakan arah kebijakan moneter tidak berubah, dengan stabilitas nilai tukar rupiah tetap menjadi fokus utama. BI akan terus melakukan intervensi di pasar valas melalui spot, NDF, dan DNDF untuk menjaga stabilitas rupiah.
Rupiah ditutup terdepresiasi 0,36% ke posisi Rp18.000/US$ pada perdagangan hari ini, menjadi level terlemah dalam tujuh hari terakhir. Destry meyakini aliran modal asing akan terus masuk ke Indonesia karena BI memberikan insentif berupa penurunan biaya hedging bagi dana yang masuk. Sistem kepemimpinan BI yang bersifat kolektif kolegial memastikan seluruh tugas dan fungsi bank sentral tetap dijalankan meski terjadi pergantian pimpinan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 29 Juli 2026 pukul 18.12
Cari Bos Baru BI, Ekonom Ungkap Kriteria Utama yang Harus Dimiliki Calon Pimpinan Bank Sentral
CNN Indonesia · 29 Juli 2026 pukul 14.59
BI Perkuat Intervensi dan Atur Penerbitan SRBI demi Jaga Rupiah
SINDOnews · 29 Juli 2026 pukul 08.27
Ditinggal Perry Warjiyo, Begini Strategi Baru BI Jaga Stabilitas Rupiah
Liputan6.com · 28 Juli 2026 pukul 20.56
Purbaya Pastikan KSSK Jaga Kepercayaan Pasar Usai Pengunduran Diri Gubernur BI
Berita terkait
Eks Menkeu Beberkan PR Gubernur BI Baru: Jaga Rupiah Hingga Dorong Pertumbuhan Ekonomi
Media Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 22.27
Menakar Kredibilitas Destry Damayanti: Modal dan PR Calon Bos BI
CNN Indonesia · 11 Agustus 2026 pukul 07.40
Menakar Modal, Kredibilitas Destry Damayanti Sebagai Calon Bos Baru BI
CNN Indonesia · 11 Agustus 2026 pukul 07.40
Destry Damayanti Calon Tunggal Gubernur BI, Rupiah Makin Perkasa
CNBC Indonesia · 10 Agustus 2026 pukul 13.50