BI Perkuat Intervensi dan Atur Penerbitan SRBI demi Jaga Rupiah
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Bank Indonesia (BI) berkomitmen memperkuat bauran kebijakan moneter untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah di tengah ketidakpastian global yang tinggi. Langkah ini dilakukan melalui optimalisasi instrumen seperti intervensi triple intervention di pasar valuta asing (spot, NDF, DNDF) dan pengelolaan Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI). SRBI saat ini dalam tren terkendali, dan penerbitannya akan disesuaikan untuk kebutuhan likuiditas serta menarik modal asing.
Selain itu, BI memperkuat kebijakan seperti Kebijakan Insentif Likuiditas Makroprudensial (KLM) untuk mendorong pembiayaan sektor prioritas dan redistribusi likuiditas. BI juga mengakselerasi digitalisasi sistem pembayaran guna mendukung pertumbuhan ekonomi. Semua langkah ini bertujuan memastikan stabilitas rupiah sebagai prasyarat untuk mengendalikan inflasi dan mendorong ekonomi berkelanjutan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 31 Juli 2026 pukul 14.15
Bank Indonesia Komitmen Jaga Kestabilan Rupiah hingga Inflasi
Liputan6.com · 31 Juli 2026 pukul 11.45
The Fed Beri Sinyal, Bank Indonesia Waspadai Dampak Suku Bunga Tinggi AS
Detik.com · 31 Juli 2026 pukul 09.15
Destry Damayanti Pastikan BI Tetap Fokus Jaga Stabilitas Rupiah dan Inflasi
CNBC Indonesia · 31 Juli 2026 pukul 09.03
Rupiah Menguat, Dolar AS Turun ke Rp18.040
Berita terkait
Eks Menkeu Beberkan PR Gubernur BI Baru: Jaga Rupiah Hingga Dorong Pertumbuhan Ekonomi
Media Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 22.27
Menakar Kredibilitas Destry Damayanti: Modal dan PR Calon Bos BI
CNN Indonesia · 11 Agustus 2026 pukul 07.40
Menakar Modal, Kredibilitas Destry Damayanti Sebagai Calon Bos Baru BI
CNN Indonesia · 11 Agustus 2026 pukul 07.40
Destry Damayanti Calon Tunggal Gubernur BI, Rupiah Makin Perkasa
CNBC Indonesia · 10 Agustus 2026 pukul 13.50