Strategi BI Jaga Daya Tarik Aset Rupiah di Tengah Ancaman Kenaikan Bunga The Fed
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Bank Indonesia (BI) menyiapkan strategi 'the longer, the higher' untuk menjaga daya tarik aset rupiah terhadap ancaman kenaikan suku bunga Fed. Strategi ini memberi insentif semakin lama investor asing bertahan di aset rupiah. Kenaikan suku bunga AS dapat memicu outflow modal asing ke dolar Amerika, menekan nilai rupiah. BI tetap menggunakan intervensi spot, NDF, dan DNDF untuk menjaga stabilitas mata uang.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 30 September 2026 pukul 17.03
Gonjang-ganjing Rupiah Ambruk 7,74%, Sinyal BI Kerek Suku Bunga Mencuat
JPNN.com · 29 September 2026 pukul 09.00
Kurs Rupiah Melorot Terus, BI Atur Ulang Strategi Stabilitas Mata Uang Garuda
CNN Indonesia · 29 September 2026 pukul 07.22
Strong Dollar Menghantam Rupiah, Apa yang Harus Dilakukan RI?
CNBC Indonesia · 30 September 2026 pukul 17.55
RI Kebanjiran Modal Asing, BI Catat Inflow Rp131 Triliun
Berita terkait
Ekonom: Stabilisasi rupiah tidak harus selalu andalkan kenaikan bunga
ANTARA News · 22 September 2026 pukul 09.48
BI Kurangi 'Bakar' Devisa untuk Jaga Rupiah, Intervensi Spot Tinggal 30%
Detik.com · 28 September 2026 pukul 16.06
Wanti-wanti Dolar AS Menguat, Bos BI Beber Strategi Jaga Rupiah
CNN Indonesia · 28 September 2026 pukul 15.50
Ternyata Ini Alasan BI Tetap Edarkan Uang Rupiah Bertanda Tangan Purbaya dan Perry Warjiyo
Warta Ekonomi · 25 September 2026 pukul 11.05