Pertamax Bisa Tembus Rp20 Ribu per Liter, Harga Minyak Dunia Makin Panas
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Harga BBM nonsubsidi seperti Pertamax berpotensi naik hingga kisaran Rp18.000 sampai Rp20.000 per liter akibat tingginya harga minyak dunia. Pertamina Patra Niaga menjelaskan bahwa potensi kenaikan ini terjadi karena belum ada tren penurunan harga minyak global yang signifikan.
Kenaikan ini dipicu oleh ketegangan geopolitik di Timur Tengah, khususnya konflik melibatkan Amerika Serikat dan Iran serta gangguan di jalur perdagangan energi seperti Selat Hormuz, Laut Merah, dan Selat Bab al-Mandab. Harga minyak dunia bahkan sempat menembus US$108 per barel, level tertinggi sejak Mei 2026, yang mendorong kekhawatiran gangguan pasokan jangka panjang.
Kondisi harga BBM nonsubsidi akan sangat bergantung pada dinamika pasar energi global. Tekanan harga diharapkan mereda jika harga minyak dunia dapat kembali turun ke level US$60 hingga US$70 per barel, seiring dengan meredanya konflik geopolitik di kawasan tersebut.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 11 September 2026 pukul 13.52
Pertamina: Harga Pertamax Akan Berkisar Rp 18-20 Ribuan
kumparan · 11 September 2026 pukul 13.33
Bahlil Pastikan Harga BBM Subsidi Tak Berubah Meski Harga Minyak Dunia Naik
Berita terkait
Harga Pertamax Bakal Disesuaikan, Ini Bocoran ESDM
Liputan6.com · 29 Juli 2026 pukul 11.15
Pertamina Ungkap Konflik Timur Tengah Lebih Pelik dari Rusia-Ukraina, Harga BBM Jadi Taruhan
Warta Ekonomi · 11 September 2026 pukul 17.56
Harga Minyak Dunia Tembus US$108, Pertamax Berpotensi Naik hingga Rp20 Ribu
Warta Ekonomi · 11 September 2026 pukul 15.03
AS-Iran Saling Serang, Harga Minyak Dunia Melonjak Lagi
Media Indonesia · 7 September 2026 pukul 14.20