Jakarta · Selasa, 15 September 2026Cari
WargaKonoha

Pertamina NRE Akselerasi Pengembangan Bioetanol Berbasis Multi-Feedstock di Lampung

Pertamina New & Renewable Energy (NRE) mengakselerasi pengembangan bioetanol berbasis multi-feedstock dan multi-generation melalui Bioethanol Development Center di Tegineneng, Kabupaten Pesawaran, Lampung. Menurut Direktur Utama John Anis, pusat ini mendukung pengembangan bioetanol generasi pertama (1G) dan kedua (2G) dengan memanfaatkan beragam bahan baku lokal untuk mengoptimalkan sumber daya nasional.

Fasilitas pilot ini memiliki kapasitas produksi hingga 60 kiloliter per tahun dan dilengkapi untuk menguji proses produksi mulai dari pre-treatment, hidrolisis, fermentasi, distilasi, hingga dehidrasi. Sorgum menjadi salah satu bahan baku utama yang dikembangkan, dengan pendekatan multi-generation yang memanfaatkan nira sebagai bahan baku 1G dan batang serta biomassa sisa sebagai bahan baku 2G.

Pengembangan ini bertujuan mendukung implementasi BBM bioetanol E20 yang diproyeksikan terealisasi pada Januari 2028, sekaligus memperkuat ekosistem energi terbarukan di Indonesia.

Peristiwa ini diliput 6 media — baca rangkuman gabungannya

Diberitakan juga oleh


Berita terkait