Pertamina Targetkan Konstruksi Kilang SAF Cilacap di 2027
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

PT Pertamina Patra Niaga menargetkan tahap konstruksi (EPC) proyek Biorefinery Cilacap dimulai pada 2027 dan beroperasi penuh pada September 2029. Proyek investasi senilai US$1,1 miliar ini akan mengolah minyak jelantah (UCO) menjadi Sustainable Aviation Fuel (SAF) dan biofuel lainnya dengan kapasitas produksi mencapai 860 kiloliter per hari atau 288.000 kiloliter per tahun.
Untuk memenuhi kebutuhan bahan baku sebesar 318.000 ton per tahun, Pertamina akan menghimpun UCO melalui skema B2C dan B2B dari masyarakat serta sektor horeka. Hasil produksi SAF nantinya akan didistribusikan ke Bandara Internasional Soekarno-Hatta dan Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai. Proyek ini merupakan pengembangan dari uji coba SAF yang telah sukses dilakukan pada pesawat CN-235 tahun 2021 dan Boeing 737-800NG tahun 2023.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 10 September 2026 pukul 20.03
Minyak Jelantah dari MBG Bakal 'Disulap' Jadi Avtur Ramah Lingkungan
Detik.com · 10 September 2026 pukul 19.07
Kilang Olah Minyak Jelantah Jadi Bioavtur Mau Dibangun, Butuh Rp 19 Triliun
Liputan6.com · 10 September 2026 pukul 15.15
Minyak Jelantah Program MBG Disulap Jadi Bahan Bakar Pesawat
Liputan6.com · 9 September 2026 pukul 05.00
Kementerian ESDM Pastikan Kualitas B50 Baik saat Uji Coba
Berita terkait
Lewat SAF, Pertamina Kenalkan Transisi Energi Kepada Anak Muda
CNBC Indonesia · 5 September 2026 pukul 20.38
Pertamina Kenalkan SAF dari Minyak Jelantah ke Anak Muda di IdeaFest
kumparan · 5 September 2026 pukul 16.44
Pertamina Olah Minyak Jelantah Jadi Bahan Bakar Pesawat, Dibeli Cathay Pacific
Detik.com · 27 Agustus 2026 pukul 17.53
B50 Sudah Menyebar ke 6.050 SPBU, Tinggal 362 Masih Transisi
Detik.com · 8 September 2026 pukul 15.18