PGN Siap Integrasikan Biomethane ke Infrastruktur Gas, Dorong Pemanfaatan Energi Rendah Karbon
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) bersama Toyota Tsusho Indonesia (TTI) dan PT KIS Biofuels Indonesia (KIS) sedang mengembangkan pembangunan biomethane plant di Sumatera Selatan. Fasilitas ini memanfaatkan limbah organik kelapa sawit (POME) dan ditargetkan memproduksi sekitar 150.000 MMBTU biomethane per tahun. Proyek ini merupakan inisiatif pertama di Indonesia yang memproduksi biomethane di Sumatera, sekaligus sebagai bentuk pelaksanaan MoU antara PGN dan TTI yang ditandatangani pada 2022.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 6 Oktober 2026 pukul 11.29
Jaga Pasokan Energi, PGN Integrasikan Biomethane ke Infrastruktur Gas
Detik.com · 6 Oktober 2026 pukul 11.07
PGN Siap Integrasikan Biomethane ke Infrastruktur Gas
JawaPos · 6 Oktober 2026 pukul 17.30
PGN Siap Serap BioCNG dari Limbah Sawit untuk Pasokan Energi Industri
kumparan · 6 Oktober 2026 pukul 11.24
Dorong Dekarbonisasi, PGN Siap Integrasikan Biomethane ke Infrastruktur Gas
Berita terkait
Pertamina Siapkan Bisnis Energi Rendah Karbon sebagai Sumber Pertumbuhan Baru
kumparan · 30 September 2026 pukul 12.34
Inovasi Transisi Energi Bawa PGN Raih Platinum Award InTechSEA 2026
CNBC Indonesia · 29 September 2026 pukul 18.02
Top! Pertamina Sukses Tekan Emisi Hingga 118%, Lampaui Target Tahunan
CNBC Indonesia · 22 September 2026 pukul 13.15
Semester 1 2026, Dekarbonisasi Pertamina Capai 118%, Di Atas Target Pengurangan Emisi Tahunan
JawaPos · 22 September 2026 pukul 11.45