PKWT dan Outsource Diperketat, Apindo Ungkap Risiko ke Pekerja
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) menyatakan pembatasan PKWT dan outsource dalam RUU Ketenagakerjaan berpotensi mendorong pekerja ke sektor informal. Ketua Bidang Ketenagakerjaan Apindo, Bob Azam, menjelaskan PKWT dan outsource merupakan jalur transisi bagi pekerja menuju pekerjaan tetap. Pembatasan skema tersebut dapat membuat pekerja beralih ke sektor informal yang tidak memiliki perlindungan yang memadai. Bob menekankan pentingnya mempertimbangkan kondisi pasar kerja serta kesiapan sektor informal sebelum memberlakukan regulasi yang menghardik PKWT dan outsource.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 30 September 2026 pukul 23.28
Wanti-wanti Pengusaha Jelang Pengesahan RUU Ketenagakerjaan
CNN Indonesia · 1 Oktober 2026 pukul 08.30
APINDO Cemas RUU Ketenagakerjaan Bisa Ancam Lapangan Kerja
CNBC Indonesia · 1 Oktober 2026 pukul 06.45
Resahnya Pengusaha Jelang RUU Perlindungan Ketenagakerjaan Disahkan
Liputan6.com · 30 September 2026 pukul 20.40
RUU Pelindungan Ketenagakerjaan, Ini Catatan Apindo
Berita terkait
Apindo Wanti-wanti RUU Ketenagakerjaan, Jangan Sampai Dunia Usaha Terbebani
Warta Ekonomi · 30 September 2026 pukul 21.51
Bos Tekstil Wanti-Wanti Nasib 3 Juta Angkatan Kerja Baru RI, Ada Apa?
CNBC Indonesia · 30 September 2026 pukul 12.20
11 Tuntutan Buruh soal RUU Perlindungan Ketenagakerjaan, dari Kontrak hingga Magang
JawaPos · 29 September 2026 pukul 16.30
Tuntutan Demo Buruh Hari Ini, Minta PKWT Maksimal Satu Tahun
CNN Indonesia · 29 September 2026 pukul 15.28