PLN Butuh Rp 627 Triliun untuk Bangun PLTA 11,7 GW
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4429973/original/076018700_1684229568-26562b3b-bde9-43f5-b1c3-3c57930772fd.jpeg)
PT PLN (Persero) membutuhkan investasi sebesar Rp 627,38 triliun atau setara USD 35 miliar untuk membangun Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) dengan kapasitas total 11,7 gigawatt (GW) dalam kurun waktu 10 tahun ke depan. Direktur Manajemen Proyek dan Energi Baru Terbarukan PLN, Suroso Isnandar, menyampaikan hal ini dalam Indonesia Hydropower Summit 2026. Proyek PLTA ini menjadi bagian dari Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) 2025–2034 yang ditujukan untuk mendukung transisi energi menuju target net zero emission (NZE) pada 2060. Dalam RUPTL tersebut, 76% kapasitas pembangkit baru direncanakan berasal dari energi baru terbarukan (EBT), dengan PLTA sebagai salah satu pilar utamanya.
Suroso menjelaskan bahwa kebutuhannya investasi diperkirakan berdasarkan biaya rata-rata USD 3 juta per megawatt (MW) kapasitas pembangkit. Untuk mencapai 11,7 GW, PLN membutuhkan minimal USD 35 miliar. Untuk mempercepat realisasi, PLN sedang mengembangkan skema pengadaan berbasis gigawatt hydro guna mengatasi hambatan proses pengadaan. Saat ini, PLN sedang menjalankan lelang proyek Sumatra Peaker dengan kapasitas 1 GW, dan akan segera meluncurkan lelang Sumatra Base Load dengan total kapasitas 1,8 GW, dimulai dari 350 MW pada fase awal.
Suroso menekankan pentingnya dukungan ekosistem investasi yang menarik, termasuk penyediaan kontrak yang stabil dan adil bagi semua pihak terkait. Kontrak yang dibangun harus mencerminkan prinsip keadilan, di mana risiko dan keuntungan dibagi secara adil antarpihak.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 6 Agustus 2026 pukul 14.30
Indonesia Hydropower Summit Dorong Akselerasi PLTA sebagai Pilar Keandalan Sistem Kelistrikan
CNBC Indonesia · 6 Agustus 2026 pukul 19.15
Makin Banyak Warga RI Pasang Charger EV: 6 Bulan Tambah 21.865 Rumah
CNN Indonesia · 6 Agustus 2026 pukul 11.55
PLTA Punya Umur Panjang, Operasi Bisa Lebih dari 100 Tahun
CNN Indonesia · 5 Agustus 2026 pukul 13.57
PLN Ungkap Proyek Pembangkit Hidro 11,7 GW Perlu Investasi Rp627 T
Berita terkait
Akselerasi Pengembangan Hydropower, 9,2 GW Proyek PLTA dan PLTM Masuk Tahapan Eksekusi
Warta Ekonomi · 14 Agustus 2026 pukul 16.12
Todotua: Indonesia Punya Sumber Energi Hijau Besar, Tapi...
CNBC Indonesia · 12 Agustus 2026 pukul 16.35
Prabowo perintahkan PLN segera tutup PLTD, total kapasitasnya 13 GW
ANTARA News · 13 Agustus 2026 pukul 18.59
Waka MPR Tekankan Transisi ke EBT Harus Dinikmati Industri dan Tenaga Kerja Dalam Negeri
JPNN.com · 13 Agustus 2026 pukul 13.19