PLN Pastikan Jaga Listrik Industri 24 Jam Demi Amankan Kualitas Ekspor
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

PT PLN (Persero) memastikan pasokan listrik bagi sektor industri selama 24 jam untuk menjaga kelancaran produksi dan kualitas ekspor Indonesia. Direktur Retail dan Niaga PLN M Fahrur Rozy menyatakan bahwa industri seperti smelter nikel, tembaga, dan emas membutuhkan listrik kontinu karena proses produksinya berjalan sepanjang waktu. Gangguan listrik berpotensi menyebabkan gagal produksi sehingga industri tidak dapat memenuhi kebutuhan pasar ekspor maupun domestik. PLN juga menempatkan petugas tempur 24 jam untuk memastikan keandalan pasokan listrik di industri-industri kritis tersebut.
Selain keandalan, PLN berupaya menjaga tarif listrik tetap kompetitif dibandingkan negara-negara ASEAN untuk mendukung daya saing industri Indonesia. Fahrur menyatakan bahwa tarif listrik Indonesia saat ini paling bersaing di kawasan, yang diharapkan meningkatkan minat investasi khususnya bagi industri berorientasi ekspor.
Untuk mengantisipasi pertumbuhan kebutuhan listrik industri, PLN telah menyiapkan tambahan kapasitas pembangkit hingga 69 gigawatt (GW) dalam RUPTL 2025-2034. Dari total tersebut, 42 GW berasal dari sumber energi terbarukan, menunjukkan komitmen PLN terhadap keberlanjutan energi.
Bagikan
Berita terkait
Penolakan PLN terhadap Power Wheeling Bikin RUU EBET Tersendat
Warta Ekonomi · 4 September 2026 pukul 12.55
Perpres PLTS 100 GWp Disiapkan, Atur Peran PLN-Danantara hingga Swasta
Warta Ekonomi · 3 September 2026 pukul 20.30
Monopoli PLN Disorot, Legislator Usul RI Bentuk Dua BUMN Kelistrikan
Warta Ekonomi · 3 September 2026 pukul 18.00
Cek! Tarif Listrik PLN September
Detik.com · 2 September 2026 pukul 19.52