Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Populer: Belanja RAPBN 2027 Rp 4.097 T; Sensus Tak Dipakai Kejar Kekayaan

Pemerintah Indonesia memproyeksikan belanja negara dalam RAPBN 2027 sebesar Rp 4.097,2 triliun, meningkat dari Rp 3.842,7 triliun pada APBN 2026. Anggaran ekspansif ini diarahkan untuk mendukung delapan program kerja prioritas nasional, termasuk kedaulatan pangan, ketahanan energi, hilirisasi, dan pengentasan kemiskinan, guna mencapai target pertumbuhan ekonomi 6 persen. Pendapatan negara ditargetkan tumbuh menjadi Rp 3.426 triliun dari sebelumnya Rp 3.153,6 triliun, sementara defisit anggaran ditekan menjadi 2,40 persen terhadap PDB (Rp 671,2 triliun) dari sebelumnya 2,68 persen (Rp 689,1 triliun).

Selain soal anggaran, Presiden Prabowo menegaskan bahwa data Sensus Ekonomi 2026 tidak akan digunakan untuk mengejar kekayaan pribadi masyarakat atau sebagai instrumen pemeriksaan pajak. Sensus ini dianggap krusial karena Indonesia sudah lebih dari 10 tahun tidak memperbarui metode perhitungan aktivitas ekonomi (re-basing). Pemerintah mengerahkan 251 ribu petugas sensus untuk mendata seluruh desa di Indonesia, dan partisipasi masyarakat dinilai sangat menentukan kualitas data ekonomi makro yang menjadi fondasi perencanaan program nasional, termasuk penyusunan RAPBN 2027.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait