Prabowo: BUMN Bukan Milik Direksi-Komisaris, Bukan Sumber Dana Penguasa!
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pada sidang tahunan MPR RI 2026, Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa Badan Usaha Milik Negara (BUMN) adalah milik seluruh rakyat Indonesia, bukan milik direksi atau komisaris, dan tidak boleh menjadi sumber dana bagi penguasa. Hal ini disampaikan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Jumat, 14 Agustus 2026.
Prabowo juga mengungkapkan bahwa saat pembentukan Danantara Indonesia, ditemukan ada 1.074 BUMN, jauh lebih banyak dari perkiraan awalnya yang hanya 300-400. Ia mengkritik kinerja BUMN yang kadang bekerja seenaknya dan tidak bertanggung jawab kepada negara, seolah-olah mengabaikan kehadiran pemerintah.
Ke depan, Prabowo berencana membentuk pengadilan ad hoc khusus untuk mengusut kinerja pengurus dan direksi BUMN hingga 30 tahun ke belakang, namun masih memerlukan pertimbangan dari MPR dan DPR. Ia juga menyinggung kemungkinan memberikan amnesti bagi mereka yang bersedia bertobat dan mengakui kesalahan, serahkan keputusannya kepada wakil rakyat.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 10.59
Prabowo Wacanakan Amnesti bagi Pengurus BUMN Nakal yang Taubat
Warta Ekonomi · 15 Agustus 2026 pukul 03.00
Prabowo Diam-diam Sakit? Setahun Batuk-Batuk Terus Saat Pidato
Warta Ekonomi · 15 Agustus 2026 pukul 02.00
Di Balik Gesture Jokowi ke Prabowo: Ada Isu Suplai dari Hambalang Tak Dirasakan Solo
SINDOnews · 14 Agustus 2026 pukul 14.05
Prabowo Bongkar Borok BUMN: Kerja Seenaknya hingga Poles Laporan Keuangan
Berita terkait
Kini Ada 8 Kemenko di Kabinet Prabowo, Ini Daftarnya
kumparan · 2 Oktober 2026 pukul 10.54
Prabowo: Kita Harus Hati-hati, Demokrasi Bisa Dibajak dan Dibeli
Detik.com · 18 September 2026 pukul 22.31
Kinerja Tiga Bidang ini Turun, Prabowo Disarankan Reshuffle Sekaligus Menghemat Miliaran Per Bulannya
Warta Ekonomi · 8 September 2026 pukul 12.14
Ramai di Sosmed, Relawan Prabowo Laporkan Budi Arie, Kuasa Hukum Balik Serang
Warta Ekonomi · 4 September 2026 pukul 07.20