Prabowo Singgung BUMN Seenaknya, Mau Usut Direksi 30 Tahun ke Belakang
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden Prabowo Subianto menyampaikan kritik terhadap Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang dinilai tidak bertanggung jawab. Dalam Sidang Tahunan MPR RI 2026 di Jakarta, ia menyatakan bahwa sejumlah BUMN tiba-tiba bertindak seenaknya dan bahkan tidak memperhatikan pemerintah. 'Saya tidak paham kenapa bisa terjadi seperti ini,' ujarnya. Akibat sikap ini, Prabowo membuka kemungkinan untuk mengusut kembali tindakan direksi BUMN selama 30 tahun terakhir. Ia mengusulkan pembentukan pengadilan ad hoc khusus untuk menyelidiki dugaan pelanggaran yang dilakukan pengurus dan direksi BUMN dalam periode panjang tersebut. Dalam kesempatan yang sama, Prabowo juga menyinggung kemungkinan pemberian amnesti atau pengampunan bagi mereka yang bersedia tobat dan mengakui kesalahan. Namun, ia menegaskan bahwa keputusan akhir terkait langkah ini akan melibatkan DPR dan wakil rakyat. 'Ini saya serahkan kepada wakil rakyat untuk memutuskan,' katanya.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
VOI · 15 Agustus 2026 pukul 14.57
Mensesneg: Wacana Amnesti Petinggi BUMN untuk Benahi Tata Kelola •
SINDOnews · 15 Agustus 2026 pukul 20.51
Akademisi Dukung Rencana Presiden Prabowo Beri Bintang Kehormatan untuk Pimpinan Danantara
Warta Ekonomi · 15 Agustus 2026 pukul 19.30
Prabowo Usul Pengadilan Ad Hoc BUMN, Dasco: Terlalu Bersemangat
VOI · 15 Agustus 2026 pukul 16.30
Istana Luruskan Pernyataan Prabowo soal BUMN, Belum Sampai Bicara Amnesti
Berita terkait
Istana soal Prabowo Mau Bentuk Pengadilan Ad Hoc: Semangat Benahi BUMN
kumparan · 15 Agustus 2026 pukul 13.35
Cerita Citra, Siswi Sekolah Rakyat yang Namanya Disebut Prabowo di Sidang Tahunan MPR
SINDOnews · 15 Agustus 2026 pukul 08.37
Prabowo Puji Kinerja BUMN: Dividen Naik Terus Tanpa PMN
Detik.com · 15 Agustus 2026 pukul 08.25
Prabowo Beberkan Sederet BUMN yang Labanya Meledak!
Detik.com · 15 Agustus 2026 pukul 05.55