PSEL Bekasi Mulai Dibangun, Bisa Olah 1.500 Ton Sampah per Hari
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Danantara Indonesia meresmikan pembangunan PSEL Kota Bekasi pada 26 Agustus 2026. Fasilitas ini berlokasi di Ciketing Udik, Bantar Gebang dan memiliki kapasitas 1.500 ton sampah per hari dengan nilai investasi Rp 3 triliun. PSEL Bekasi diproyeksikan mengelola lebih dari 500 ribu ton sampah per tahun (70% dari timbunan Kota Bekasi), mengurangi emisi CO2 sebesar 640 ribu ton per tahun, serta menghasilkan energi listrik untuk 55 ribu rumah tangga. Proyek mampu selesai akhir 2027-awal 2028 dalam kurva 24 bulan. PSEL Bekasi menjadi fasilitas kedua setelah PSEL Denpasar Raya dan menjadi bagian dari strategi pengelolaan sampah nasional yang menargetkan 22,5% sampah harian Indonesia (146.780 ton) sampai 2029. Pemerintah juga menyiapkan program pengolahan timbunan sampah lama dengan teknologi pirolisis melalui kolaborasi TNI AD, dengan kapasitas hingga 2.000 ton per hari per lokasi.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Media Indonesia · 26 Agustus 2026 pukul 17.41
PSEL Kota Bekasi Ditargetkan Beroperasi Pertengahan 2028
CNBC Indonesia · 26 Agustus 2026 pukul 15.45
Bekasi Bangun Pengolahan Sampah Jadi Listrik (PSEL), Ini Pengembangnya
JawaPos · 26 Agustus 2026 pukul 14.15
Danantara Resmikan Proyek PSEL Rp 3 Triliun di Bekasi, Solusi Atasi Darurat Sampah
Liputan6.com · 26 Agustus 2026 pukul 19.15
Proyek PLTS 100 GW Butuh Rp 1.130 Triliun, Danantara Turun Tangan
Berita terkait
Sampah Berkurang, Bekasi Bisa Makin Terang dari Proyek Rp 3 T Ini
CNBC Indonesia · 26 Agustus 2026 pukul 19.15
Bekasi Punya Proyek Olah Sampah Jadi Listrik, Segini Harga Listriknya
CNBC Indonesia · 26 Agustus 2026 pukul 17.55
Investasi Tumbuh, Danantara Perkuat Dampak Ekonomi Nasional secara Terukur
Media Indonesia · 26 Agustus 2026 pukul 17.09
Proyek Rp3 T Jalan, Bekasi Olah 500.000 Ton Sampah Jadi 27 MW Listrik
CNBC Indonesia · 26 Agustus 2026 pukul 16.50