Jakarta · Kamis, 10 September 2026Cari
WargaKonoha

Purbaya Bantah Anggaran Buka Rekening Massal Sentuh Rp 11 Triliun

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa membantahkan anggaran Rp 11 triliun untuk pembukaan rekening massal sebagai angka final. Purbaya menjelaskan bahwa angka tersebut masih merupakan perhitungan kasar dan pemerintah masih menghitung kebutuhan berdasarkan jumlah rekening yang benar-benar akan dibuka. Pemerintah memperkirakan sekitar 200 jari penduduk dalam cakupan program ini, namun perlu memetakan penduduk yang sudah memiliki rekening untuk menghindari pembukaan rekening ganda.

Pemerintah akan memprioritaskan pembukaan rekening bagi masyarakat yang baru memperoleh KTP, dengan dana langsung disalurkan ke rekening tersebut. Program ini membutuhkan integrasi data kependudukan dari Dukcapil dengan data perbankan dari Bank Indonesia. Purbaya menegaskan bahwa pemerintah belum memastikan waktu kesiapan program dan akan menyesuaikan pelaksanaan dengan kesiapan sistem dan pengolahan data.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan bahwa tingkat inklusi keuangan Indonesia mencapai 93,62 persen dan literasi keuangan sebesar 63,57 persen. Pemerintah akan memanfaatkan BRI dan BSI untuk penyediaan rekening yang terintegrasi dengan data kependudukan Dukcapil dan sistem pembayaran Bank Indonesia.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait