Purbaya Dicopot, Bagaimana Nasib Utang Whoosh? Ini Jawaban Kemenkeu
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kementerian Keuangan memastikan proses pengalihan saham PT Pilar Sinergi BUMN Indonesia (PSBI) di PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) masih berjalan meski Purbaya Yudhi Sadewa tidak lagi menjabat sebagai Menteri Keuangan. Pengalihan saham 60% yang dimiliki PSBI ke pemerintah melalui Kemenkeu masuk tahap finalisasi dengan skema telah ditetapkan dan dibahas secara detail. Proses ini tidak menggunakan APBN dan sedang melibatkan due diligence, evaluasi nilai saham, serta penyusunan Perpres. Kemenkeu juga koordinasi dengan BP BUMN dan BPI Danantara. Target penyelesaian awalnya adalah pertengahan September 2026 untuk menangani kewajiban proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (Whoosh) melalui Special Mission Vehicle (SMV).
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 18 September 2026 pukul 14.52
Kemenkeu Finalisasi Pengalihan Saham Whoosh, Harga Masih Dikaji
CNBC Indonesia · 18 September 2026 pukul 14.10
Pengalihan Utang Whoosh ke Kemenkeu Belum Rampung, Ini Alasannya
CNN Indonesia · 18 September 2026 pukul 13.17
Alih Saham Kereta Cepat Whoosh dari BUMN ke Kemenkeu Masuk Tahap Akhir
Detik.com · 18 September 2026 pukul 11.52
Kemenkeu Buka Suara soal Nasib Utang Kereta Cepat Usai Purbaya Dicopot
Berita terkait
Kantongi Laba Triliunan, BUMN dan SMV Disiapkan untuk Bayar Utang Whoosh
Warta Ekonomi · 10 September 2026 pukul 18.10
Cicilan Utang Whoosh Rp1 T per Tahun, Purbaya Tak Pusing Dananya Ada!
CNBC Indonesia · 9 September 2026 pukul 17.33
Utang Whoosh Dicicil 80 Tahun, Purbaya Ungkap Cicilan Rp 1 Triliun per Tahun
Liputan6.com · 9 September 2026 pukul 10.09
Tiga Fakta Utang Kereta Cepat Jakarta-Bandung
Detik.com · 9 September 2026 pukul 05.55