Purbaya Merasa Dihina Perusahaan Asing: Aturan Indonesia Katanya Bisa Dibayar
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengeluarkan pernyataan tegas setelah merasa dihina oleh pandangan sebagian perusahaan asing yang menganggap regulasi Indonesia dapat diabaikan atau diselesaikan dengan membayar pihak tertentu. Ia menyampaikan hal ini dalam rapat bersama Komite IV DPD RI pada Senin (14/9/2026) dan menegaskan bahwa pola pikir tersebut merusak kepastian hukum. Purbaya menyatakan siap mengambil tindakan tegas terhadap pihak yang meremehkan aturan, sambil menolak kompromi melalui pembayaran. Pernyataan ini terkait dengan upaya pembenahan sistem perpajakan yang masih menimbulkan keributan di lapangan, namun Purbaya tidak menyerahkan reformasi. Ia berharap kepatuhan aturan menjadi konsisten, menciptakan pasar yang adil dan memacau pertumbuhan usaha domestik serta penciptaan lapangan kerja.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 14 September 2026 pukul 14.38
Cerita Purbaya Dihina Perusahaan Asing: Kita Akan Hantam
CNN Indonesia · 14 September 2026 pukul 14.38
Cerita Purbaya Dihina Perusahaan Asing
Berita terkait
Purbaya Akui Reformasi Pajak Bikin Keributan: Cara Kerja Jajaran Sedang Diubah
Warta Ekonomi · 14 September 2026 pukul 15.04
Investasi Butuh Kepastian Hukum, Regulasi Jangan Tumpang Tindih
JawaPos · 10 September 2026 pukul 18.45
Pakar Hukum UI Beberkan 3 Faktor Kunci Kepastian Hukum Investasi di Indonesia
JawaPos · 10 September 2026 pukul 15.15
Dua Tahun Prabowo: Pelaku Usaha Khawatir Penegakan Hukum Bergeser ke 'Power Based'
JawaPos · 10 September 2026 pukul 15.15