Harga Minyak Tembus 100 Dolar, Menkeu Purbaya Jamin Defisit APBN Aman
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan pemerintah masih memiliki ruang keuangan untuk menghadapi kenaikan harga minyak dunia yang mencapai USD 100 per barel. Kontrak berjangka minyak mentah Brent mencapai USD 101,75 per barel pada 8 September 2026. Purbaya menjelaskan bahwa asumsi APBN masih menggunakan harga rata-rata di bawah USD 90, sehingga masih ada ruang untuk mengatur anggaran. Ia menegaskan bahwa defisit APBN akan tetap ditekan di bawah 3 persen, dengan defisit pada Juli-Agustus 2026 hanya mencapai 0,91-0,95 persen. Pemerintah juga menilai kenaikan harga minyak saat ini masih di bawah kondisi saat konflik Iran-Amerika Serikat sebelumnya mencapai di atas USD 120 per barel.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 10 September 2026 pukul 19.18
Penerimaan Pajak Tumbuh 23,7% Per Juli 2026, Purbaya Ungkap Strategi Pemerintah
Media Indonesia · 10 September 2026 pukul 18.32
Purbaya: Pajak Per Juli 2026 Mencapai Rp1.224,3 Triliun
ANTARA News · 10 September 2026 pukul 18.20
Purbaya sebut pajak Juli tumbuh 23,7 persen, capai Rp1.224,3 triliun
Media Indonesia · 9 September 2026 pukul 19.20
Harga Minyak Tembus US$100, Purbaya: Kita tidak akan Terlalu Kaget
Berita terkait
K/L Masih Minta Tambahan Anggaran 2027, Purbaya Ingatkan APBN Terbatas
CNBC Indonesia · 7 September 2026 pukul 14.45
Purbaya Jawab Kabar Batas Defisit APBN 3% Mau Dihapus
Detik.com · 5 Agustus 2026 pukul 17.33
Purbaya Sebut Anggaran BGN Bisa Dipangkas di Bawah Rp 200 Triliun
Liputan6.com · 7 September 2026 pukul 16.00
Hadapi Bencana, Purbaya Siapkan Tambahan Dana Rp5 Triliun untuk BNPB
Warta Ekonomi · 7 September 2026 pukul 14.26