Jakarta · Senin, 7 September 2026Cari
WargaKonoha

Risiko Geopolitik dan Perlambatan Ekonomi Global Bayangi Pasar Keuangan

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyatakan stabilitas sektor jasa keuangan Indonesia masih terjaga meski di tengah risiko geopolitik tinggi di Timur Tengah, terutama penutupan Selat Hormuz yang memicu volatilitas harga komoditas dan inflasi global. Ketua Dewan Komisioner OJK, Friderica Widyasari Dewi, menjelaskan bahwa pertumbuhan ekonomi global cenderung memoderasi, seperti yang terlihat dari pertumbuhan AS di bawah ekspektasi pasar dan pelambatan PDB Tiongkok menjadi 4,3% yoy. Selain itu, kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah negara maju dipicu oleh peningkatan belanja modal perusahaan hyperscaler. OJK juga berfokus pada memperkuat reformasi pasar modal, termasuk proses demutualisasi bursa dan peningkatan penegakan hukum di sektor pasar modal.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait