OJK Tekankan Stabilitas Sektor Jasa Keuangan Terjaga di Tengah Tekanan Ekonomi Global
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Ketua Dewan Komisioner OJK, Friderica Widyasari Dewi, menyatakan stabilitas sektor jasa keuangan Indonesia tetap terjaga berkat pertumbuhan intermediasi yang kuat. Namun, tekanan ekonomi global seperti volatilitas harga komoditas, inflasi tinggi, dan risiko geopolitik Timur Tengah perlu diwaspadai. Di luar negeri, AS mengalami perlambatan pertumbuhan dan China mencatat pertumbuhan PDB 4,3% pada 2026. Di Indonesia, inflasi Agustus 2026 mencapai 3,19% dan PMI manufaktur turun ke 49,8, menunjukkan tantangan ekonomi. OJK menilai fondamental ekonomi Indonesia masih kuat dengan pertumbuhan 5,29% dan konsumsi rumah tangga sebagai pendorong utama.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 7 September 2026 pukul 14.39
OJK: Sektor Jasa Keuangan RI Tetap Terjaga hingga Agustus 2026
Detik.com · 7 September 2026 pukul 16.22
Buruh Minta Upah Minimum Tahun Depan Naik 7-9%
Detik.com · 7 September 2026 pukul 15.22
OJK Buka-bukaan Kondisi Keuangan RI di Tengah Perang Iran dan Selat Hormuz
CNBC Indonesia · 7 September 2026 pukul 14.16
Risiko Geopolitik dan Perlambatan Ekonomi Global Bayangi Pasar Keuangan
Berita terkait
Bos OJK Blak-blakan Kondisi Sektor Keuangan RI di Tengah Gejolak Global
Detik.com · 4 Agustus 2026 pukul 17.16
KSPI Hitung Upah Minimum 2027 Bisa Naik 7,5-8,5%, Masih Tunggu Data BPS
Warta Ekonomi · 7 September 2026 pukul 16.39
RI Siap Lawan Arus Saat Ekonomi Dunia Memburuk-Tak Bisa Diprediksi
CNBC Indonesia · 5 September 2026 pukul 15.26
Destry Sebut Pertumbuhan Ekonomi RI Tak Jelek, Ini Buktinya!
Warta Ekonomi · 3 September 2026 pukul 15.01