Rupiah Berpotensi Melemah 22 September 2026, Dipicu Sentimen BI dan OJK
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Rupiah diperkirakan melemah pada 22 September 2026, ditutup Senin (21/9) turun 89 poin menjadi Rp 17.847 per dolar AS. Pengamat Ibrahim Assuaibi menyatakan rupiah akan fluktuasi di rentang Rp 17.840-Rp 17.900, dipengaruhi sentimen BI dan OJK. OJK akan mengatur bursa komoditas baru pemerintah mulai 1 Januari 2027, mengambil alih pengawasan dari Bappebti dengan fokus pada infrastruktur, stabilitas keuangan, dan integritas pasar. Pasar juga memantau keputusan Bank Indonesia dalam rapat Rabu, dengan ekspektasi kemungkinan penaikan suku bunga acuan 25 basis poin akibat inflasi global tinggi.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 21 September 2026 pukul 17.00
BI Perkuat Strategi Stabilisasi Rupiah di Tengah Tekanan Konflik Timur Tengah
CNBC Indonesia · 21 September 2026 pukul 15.06
Rupiah Ditutup Melemah 0,54%, Dolar AS Kini Parkir di Rp17.825
CNBC Indonesia · 21 September 2026 pukul 14.50
Perhatian! BI Ungkap Deretan Penyebab Dolar Tekan Rupiah Hari Ini
Warta Ekonomi · 22 September 2026 pukul 09.12
Rupiah Dibuka Melemah, Pasar Cermati Arah Suku Bunga BI
Berita terkait
Bos BI Beberkan Alasan Rupiah Tertekan Lawan Dolar Minggu Lalu
CNBC Indonesia · 14 September 2026 pukul 12.26
Rupiah Menguat ke Rp17.642 per Dolar AS Jumat Sore
CNN Indonesia · 4 September 2026 pukul 15.38
Rupiah Menguat 0,27% ke Rp17.631 Terdorong Sentimen Domestik
Warta Ekonomi · 4 September 2026 pukul 09.30
Rupiah Sentuh Level Tertinggi 15 Minggu, Dolar AS Turun ke Rp17.650
CNBC Indonesia · 3 September 2026 pukul 15.05