Perhatian! BI Ungkap Deretan Penyebab Dolar Tekan Rupiah Hari Ini
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Rupiah melemah menjadi Rp17.830 per US$ pada senin, turun 0,56% terkait tekanan geopolitik Timur Tengah dan harga minyak di atas USD100/barel. Bank Indonesia menyatakan faktor eksternal memengaruhi, namun dampaknya dapat meningkatkan risiko inflasi global serta tekanan fiskal. BI akan melakukan intervensi melalui NDF, spot, DNDF, pembelian SBN, serta koordinasi dengan pemain pasar untuk mendorong modal asing dan diversifikasi permintaan valas melalui LCT. Meski melemah, rupiah tetap menguat 0,37% quarter-to-date dan cadangan devisa mencapai USD146,5 miliar pada akhir Agustus 2026.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 21 September 2026 pukul 17.00
BI Perkuat Strategi Stabilisasi Rupiah di Tengah Tekanan Konflik Timur Tengah
Detik.com · 21 September 2026 pukul 16.53
Dolar AS Tembus Rp 17.800, BI Ungkap Biang Keroknya
ANTARA News · 21 September 2026 pukul 16.08
Rupiah melemah dipengaruhi ketegangan geopolitik di Asia Barat
Warta Ekonomi · 21 September 2026 pukul 15.35
Rupiah Ditutup Tertekan, Pasar Nantikan Keputusan BI Rate dan Cermati Risiko Fiskal
Berita terkait
Rupiah Ditutup Melemah 0,54%, Dolar AS Kini Parkir di Rp17.825
CNBC Indonesia · 21 September 2026 pukul 15.06
Bos BI Beberkan Alasan Rupiah Tertekan Lawan Dolar Minggu Lalu
CNBC Indonesia · 14 September 2026 pukul 12.26
Rupiah Sentuh Level Tertinggi 15 Minggu, Dolar AS Turun ke Rp17.650
CNBC Indonesia · 3 September 2026 pukul 15.05
Jelang Akhir Pekan, Rupiah Ditutup Menguat Tipis ke Rp17.730/US$
CNBC Indonesia · 18 September 2026 pukul 15.06