Jakarta · Selasa, 22 September 2026Cari
WargaKonoha

Rupiah melemah dipengaruhi kenaikan imbal hasil obligasi AS

Rupiah melemah 0,14 persen menjadi Rp17.783 per dolar AS pada pembukaan Senin (22/9/2026), dipengaruhi kenaikan imbal hasil obligasi AS. Federal Reserve menaikkan suku bunga acuan federal funds rate ke kisaran 3,75%-4,00 persen pada 16 September 2026, merupakan kenaikan pertama sejak Juli 2023. Proyeksi Fed menunjukkan suku bunga akan mencapai 4%-4,25 persen akhir 2026, menekan rupiah sebelum Rapat Dewan Gubernur BI pada 23 September 2026. Imbal hasil obligasi 10 tahun AS mencapai 5 persen, sementara 2 tahun mencapai 4,756 persen tertinggi sejak 2024. Bank Indonesia diperkirakan menahan suku bunga pada rapat tersebut dengan proyeksi rupiah berkisar Rp17.700-Rp17.850 per dolar AS.

Peristiwa ini diliput 6 media — baca rangkuman gabungannya

Diberitakan juga oleh


Berita terkait