Rupiah Dibuka Melemah Tipis, Dolar AS Naik ke Rp18.050
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pada perdagangan Kamis, 30 Juli 2026, nilai tukar rupiah dibuka melemah tipis terhadap dolar AS meskipun Federal Reserve mempertahankan suku bunga. Rupiah terdepresiasi 0,03% ke posisi Rp18.050 per dolar, memutus penguatan hari sebelumnya. Indeks dolar AS stabil di 100,880 setelah sebelumnya turun 0,52% pasca keputusan The Fed.
Federal Reserve mempertahankan suku bunga pada 3,50%-3,75%, sesuai ekspektasi pasar. Namun, tiga dari 12 anggota FOMC menginginkan kenaikan 25 basis poin. Bank sentral menilai suku bunga saat ini cukup tinggi untuk menahan inflasi.
Ketua The Fed Kevin Warsh menegaskan tidak ada forward guidance lagi, dan keputusan mendatang akan bergantung pada data ekonomi seperti inflasi dan pasar tenaga kerja. Target inflasi tetap 2%, sehingga langkah berikutnya sulit diprediksi tanpa petunjuk kebijakan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 1 Agustus 2026 pukul 07.33
Harga Emas Hari Ini Anjlok Tersengat Penguatan Dolar AS
JPNN.com · 31 Juli 2026 pukul 18.09
Gas Pol, Rupiah Ditutup Menguat Terhadap USD, Bakal Berlanjut Pekan Depan?
Liputan6.com · 31 Juli 2026 pukul 11.45
The Fed Beri Sinyal, Bank Indonesia Waspadai Dampak Suku Bunga Tinggi AS
Detik.com · 31 Juli 2026 pukul 08.20
Yen Tiba-tiba Menguat Lawan Dolar AS, Ada Apa?
Berita terkait
Breaking! Rupiah Melemah 0,59%, Dolar AS Tembus Rp17.900
CNBC Indonesia · 24 September 2026 pukul 09.22
Investor Fokus kepada The Fed, Rupiah Kembali Melemah
JPNN.com · 22 September 2026 pukul 16.43
Diperberat Sentimen Suku Bunga The Fed, Rupiah Hari Ini Melemah ke Rp 17.884 per Dolar AS
JPNN.com · 22 September 2026 pukul 16.33
Rupiah Hari Ini Menguat ke 17.743, Sikap Hawkish The Fed Membayangi
Liputan6.com · 18 September 2026 pukul 11.24