Jakarta · Senin, 14 September 2026Cari
WargaKonoha

Rupiah Dibuka Menguat ke Rp17.605 per Dolar AS Senin Pagi

Nilai tukar rupiah dibuka kuat di Rp17.605 per dolar AS pada perdagangan Senin (14/9) pagi, menguat 6 poin atau 0,03 persen dibandingkan sesi sebelumnya. Namun, analis DOO Financial Futures Lukman Leong memperkirakan rupiah berpotensi melemah dalam sesi ini. Ia menjelaskan, data inflasi AS yang lebih kuat dari perkiraan serta kenaikan kembali imbal hasil obligasi AS memberikan tekanan pada mata uang Garuda. Selain itu, harga minyak mentah dunia yang terus melampaui US$100 per barel juga menjadi faktor tekanan negatif. Lukman memproyeksikan rupiah akan bergerak dalam rentang Rp17.550 hingga Rp17.700 per dolar AS pada hari ini.

Pergerakan mata uang Asia terhadap dolar AS cenderung bervariasi, dengan sebagian besar berada di zona merah. Peso Filipina melemah 0,19 persen, won Korea Selatan terdepresiasi 0,24 persen, dolar Singapura melemah 0,09 persen, yen Jepang turun 0,09 persen, ringgit Malaysia terdepresiasi 0,04 persen, dan dolar Hong Kong terkoreksi 0,01 persen. Yuan China justru menguat tipis 0,01 persen.

Di sisi mata uang negara maju, euro Eropa turun 0,12 persen, poundsterling Inggris melemah 0,05 persen, dolar Australia terkoreksi 0,29 persen, franc Swiss melemah 0,09 persen, sementara dolar Kanada menguat 0,01 persen.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait