Rupiah Diprediksi Melemah ke Rp 17.940, Imbas Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi RI
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS diperkirakan melemah pada perdagangan Rabu (7/10), setelah ditutup menguat sebesar 18 poin menjadi Rp 17.899 per dollar AS pada Selasa (6/10). Pengamat mata uang Ibrahim Assuaibi memproyeksikan rupiah akan berfluktuasi melemah di rentang Rp 17.890 hingga Rp 17.940. Sentimen domestik, khususnya proyeksi pertumbuhan ekonomi oleh Bank Dunia, menjadi faktor utama penggerak. Bank Dunia memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2026 mencapai 5,2 persen, naik 0,5 poin persentase dari sebelumnya. Pertumbuhan ini didorong oleh peningkatan program prioritas pemerintah, investasi negara, dan subsidi energi. Aktivitas ekonomi juga ditopang oleh momen Ramadan dan Idul Fitri yang lebih awal, pencairan THR dan gaji ke-13, serta peluncuran program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang mempercepat pengeluaran pemerintah. Namun, Bank Dunia menyoroti perlambatan aktivitas ekonomi domestik setelah momen tersebut.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 7 Oktober 2026 pukul 09.17
Rupiah Dibuka Menguat ke Level Rp170.866 per USD Hari Ini
Warta Ekonomi · 7 Oktober 2026 pukul 09.17
Rupiah Dibuka Menguat ke Level Rp17.866 per USD Hari Ini
JPNN.com · 6 Oktober 2026 pukul 18.16
Alhamdulillah, Sore Ini Rupiah Menguat Terhadap USD
CNBC Indonesia · 5 Oktober 2026 pukul 15.18
Rupiah Ditutup Melemah 0,15%, Nilai Tukar Dolar AS Tembus Rp17.895
Berita terkait
Awal Perdagangan, Rupiah Balik Arah Menguat ke Level Rp17.925 per USD
Warta Ekonomi · 2 Oktober 2026 pukul 09.24
Rupiah Lunglai ke Rp17.966 per Dolar AS Kamis Sore
CNN Indonesia · 1 Oktober 2026 pukul 16.24
Awal Perdagangan, Rupiah Kembali Tertekan di Level Rp17.908 per USD
Warta Ekonomi · 1 Oktober 2026 pukul 09.22
Pantas Saja Rupiah Susah Menguat, Ini Ternyata Biang Keroknya!
CNBC Indonesia · 1 Oktober 2026 pukul 06.50